Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Internasional · 23 Mei 2026 04:13 WITA ·

Wapres Percepat Swasembada dan Penguatan Ekonomi Daerah, Proyek Garam Rote Ndao Jadi Kunci Utama


Wapres Percepat Swasembada dan Penguatan Ekonomi Daerah, Proyek Garam Rote Ndao Jadi Kunci Utama Perbesar

Reporter : Dance Henukh

Sulutnews.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan dan memperkuat perekonomian daerah, saat melakukan kunjungan dan berdialog di kawasan K-SIGN, Kabupaten Rote Ndao. Dalam kesempatan tersebut, beliau menerima laporan lengkap mengenai kondisi pembangunan infrastruktur, kualitas pendidikan, dan pelayanan kesehatan di daerah tersebut, termasuk kebutuhan mendesak untuk merevitalisasi puskesmas serta meningkatkan fasilitas Rumah Sakit Daerah. Wapres pun meminta agar koordinasi antara pemerintah daerah dengan kementerian terkait terus diperkuat, supaya segala kebutuhan dan harapan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti dan diselesaikan dengan baik.

Salah satu poin yang menjadi perhatian utama adalah pemenuhan kebutuhan garam nasional. Menurut penjelasan Wapres, kebutuhan garam di Indonesia mencapai sekitar 5 juta ton setiap tahun, namun hingga saat ini produksi dalam negeri belum mampu memenuhi jumlah tersebut. Oleh sebab itu, keberadaan proyek di Rote Ndao dinilai memiliki peran yang sangat strategis dan penting untuk menutup kekurangan pasokan tersebut.

“Kebutuhan garam kita per tahun itu 5 juta ton. Kita belum bisa memenuhi itu, makanya proyek di sini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan garam di dalam negeri. Karena Pak Presiden punya perhatian besar untuk swasembada pangan, ya garam ini salah satunya,” ujar Gibran.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Wapres juga menekankan agar operasional kawasan ini segera difungsikan secara penuh. Tujuannya agar manfaat ekonomi bisa segera dirasakan langsung oleh masyarakat setempat, mulai dari tersedianya lapangan kerja yang luas hingga peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan warga.

“Kita ingin segera bisa beroperasi dan berjalan fungsional. Kita ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya, warga lokal bisa terbantu, kesejahteraannya meningkat, dan yang paling penting dampak berganda dari pembangunan proyek ini bisa terasa nyata. Jadi tidak hanya tertulis di atas kertas saja,” tambahnya dengan tegas.

Selain sektor garam, Wapres juga menyoroti besarnya potensi pengembangan budidaya rumput laut dan penguatan kampung nelayan di wilayah Rote Ndao. Beliau memastikan berbagai usulan yang disampaikan pemerintah daerah, seperti penyediaan fasilitas penunjang berupa gudang pendingin (cold storage), pabrik pembuatan es, hingga SPBU khusus untuk kebutuhan nelayan, akan segera dibahas dan ditindaklanjuti bersama kementerian terkait.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan harapannya agar seluruh proyek strategis ini benar-benar memberi dampak manfaat secara langsung bagi warga, khususnya masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tambak garam dan wilayah terdampak pembangunan. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap setiap program yang digagas oleh pemerintah pusat.

“Kami ingin memastikan perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah menyediakan anggaran cukup besar, ini harus berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga rakyat di Rote Ndao, terutama masyarakat di sekitar kawasan K-SIGN, bisa benar-benar menikmati hasil dari pembangunan ini,” jelas Bupati Paulus Henuk.

Langkah-langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target nasional, tetapi juga diarahkan untuk mengangkat harkat hidup masyarakat daerah dan memastikan kedaulatan ekonomi bangsa terwujud dari pelosok negeri.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Dua Petinggi di NTT Ini Apa yang Mau Dibisikkan ke Mas Wapres Gibran?

22 Mei 2026 - 16:55 WITA

Mas Wapres Gibran Berdialog Akrab dengan Masyarakat Rote Ndao di Desa Papela

22 Mei 2026 - 13:03 WITA

NTT Raih Penghargaan Swasembada Pangan, Produksi Beras Terus Meningkat

22 Mei 2026 - 11:43 WITA

Klarifikasi Kabag Umum Setda Rote Ndao: Tidak Melarang, Hanya Mengatur Tempat Peliputan

22 Mei 2026 - 00:34 WITA

Batasi Wartawan Meliput Kunjungan Wapres, Berdalih Perintah Paspampres, Kata Rominson Laapen

21 Mei 2026 - 22:20 WITA

Trending di Internasional