Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Internasional · 22 Mei 2026 11:43 WITA ·

NTT Raih Penghargaan Swasembada Pangan, Produksi Beras Terus Meningkat


NTT Raih Penghargaan Swasembada Pangan, Produksi Beras Terus Meningkat Perbesar

Reporter : Dance Henukh

Sulutnews.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur berhasil meraih penghargaan Swasembada Pangan Tahun 2025 yang diserahkan di Jakarta pada Januari 2026. Keberhasilan ini didukung oleh peningkatan produksi pangan yang signifikan, sekaligus menjadi dasar yang kuat untuk memperkuat target di tahun 2026.

Pada tahun 2025, luas tanam padi mencapai 250.528 hektare atau memenuhi 96,11% dari target yang ditetapkan. Hasilnya, produksi gabah kering giling mencapai 958 ribu ton, meningkat sebesar 35,38% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara nasional, kontribusi NTT turut mendongkrak produksi beras Indonesia menjadi 34,71 juta ton, naik 13,36% dari tahun 2024.

Keberhasilan ini diraih melalui dua strategi utama: intensifikasi yang meliputi bantuan pompanisasi, irigasi perpompaan, perbaikan jaringan irigasi, dan alat mesin pertanian; serta ekstensifikasi atau perluasan lahan non rawa yang didukung program tanggung jawab sosial perusahaan. Selama 2024–2025, dukungan anggaran mencapai Rp384,9 miliar, mencakup bantuan alsintan, pupuk, hingga pengairan untuk total 28.723 hektare lahan.

Meskipun berhasil, NTT masih menghadapi tantangan struktural seperti sawah tadah hujan sebesar 61,73%, keterbatasan benih unggul, dan ruang fiskal yang terbatas. Untuk tahun 2026, target ditingkatkan menjadi luas tanam 273.800 hektare dengan produksi ditargetkan mencapai 1.184.540 ton gabah. Upaya ke depan difokuskan pada perlindungan lahan, efisiensi air, serta diversifikasi pangan agar ketahanan pangan NTT makin kokoh dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 999 kali

Baca Lainnya

Indonesia–Mindanao Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Dukung Pembukaan Kembali Rute Davao–Manado

20 Juli 2026 - 23:23 WITA

GURU HARUS TAHU DIRI! Aturan SMP N 2 RBL Bikin Geram Siswa Terlambat Langsung Dipulangkan, Warga Tuntut Guru Terlambat POTONG GAJI Atau pulang Juga!

20 Juli 2026 - 17:23 WITA

LUAR BIASA! Di Tengah Isu Viral Rote, Putry Henukh Siswa SMAN 1 Lobalain Beri Teladan Menggetarkan: Sekolah Rumah Kedua, Disiplin Kunci Selamatkan Masa Depan!

20 Juli 2026 - 13:48 WITA

Bantah Keras Isu Prostitusi di “Tambak Garam” Rote, Polisi Segera Turun Tangan Cek Fakta

20 Juli 2026 - 10:14 WITA

“Tambak Garam” di Rote Ternyata Lokasi Prostitusi! Gadis-gadis Dihancurkan oleh Pelaku di Baliknya

20 Juli 2026 - 09:29 WITA

Nekat! PT Genta & BP3MI Kirim PMI ke Malaysia Tanpa Rekom Disnakertrans

14 Juli 2026 - 18:29 WITA

Trending di Internasional