Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Minsel · 10 Feb 2024 00:28 WITA ·

Wamendag Jerry Sambuaga Suport Pelaku Usaha Menjadi Eksportir Handal


Wamendag Jerry Sambuaga Suport Pelaku Usaha Menjadi Eksportir Handal Perbesar

Wamendag Jerry Sambuaga Suport Pelaku Usaha Menjadi Eksportir Handal

Minsel, Sulutnews.com– Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Doktor Jerry Sambuaga menggelar kegiatan Sosialisasi bina masyarakat Calon eksportir dalam Urgensi pemenuhan Food Safety Regulation untuk produk pangan ekspor bertempat di Hotel Sutanraja Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Sabtu (10/02/2024).

Doktor Jerry Sambuaga selaku wakil menteri Perdagangan Republik Indonesia mengatakan Pelaksanaan sosialisasi bina Masyarakat calon eksportir sangat di harapkan, agar para pelaku usaha jangan hanya sebagai Pedagang yang semu, namun untuk lebih menjadi Pedagang sukses dan menjadi eksportir yang handal.

“Sosialisasi ini bukan hanya kali ini saja, namun sepanjang tahun sudah sering dilaksanakan dari sejak tahun 2019 lalu,” ujar Wamen.

Lanjut wamen katakan bahwa menteri Perdagangan RI juga sudah membuktikan perhatian dan penguatan perekonomian di Provinsi Sulawesi Utara.

“Yaitu diantaranya merevitalisasi 7 pasar yang ada di Sulawesi Utara, yang mencapai anggaran lebih dari Rp. 75 MILIAR,” Ungkap Wamen.

Kemudian dalam kesempatan pemaparan melalui Direktur pengembangan ekspor produk primer, Miftah Farid menjelaskan pentingnya  keamanan pangan bagi para calon eksportir itu bukan semata-mata hanya untuk ekspor saja, tetapi juga untuk penguatan kwalitas produk di pasar dalam Negeri.

“Eksportir adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeliharaan sistem cara pangan dari produk, supaya bisa diterima dipasar ekspor, “jelasnya.

Dimana keamanan pangan merupakan aspek yang penting salah satunya mencegah pencemaran Biologis atau bakteri.

Dari data yang ada bahwa ekspor dari Provinsi Sulawesi Utara lebih banyak mengeksport produk pangan lemak dan minyak nabati, serta ikan olahan, sehingga produksi ekspor dari Sulawesi Utara bisa dikatakan sudah On The Trek saat ini, Pungkasnya. (Sel)

Artikel ini telah dibaca 1,095 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

HUT ke 18, Angelia Wenas Ajak Masyarakat Bangun Kebersamaan Untuk Boltim Yang Lebih Baik

23 Juli 2026 - 21:25 WITA

Pertamina Regional Sulawesi Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU di Enam Provinsi

22 Juli 2026 - 18:06 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Internal, Tetapkan Usul Prakarsa DPRD Terhadap Ranperda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

21 Juli 2026 - 05:50 WITA

APBD Sulut Tahun 2027 Wajib Alokasikan Dana Untuk Program Kesehatan Masyarakat

18 Juli 2026 - 18:56 WITA

Trending di Manado