Manado,Sulutnews.com – Ada beberapa dari alumni Noni dan Nyong Sulut di era tahun 90-an yang akhirnya banting setir memilih berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satunya adalah dr. Lidia Evalien Tulus, M.Kes.
Alumni Noni Sulut era 90-an ini dahulunya sering dilibatkan dalam berbagai acara daerah yang dihadiri Gubernur Sulut, seperti Upacara Detik-Detik Proklamasi Ke-81 RI, 17 Agustus, kini dr. Lidia Tulus telah sukses sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut, setelah sebelumnya ia dikenal luas pernah menjabat Direktur Rumah Sakit Umum Daerah ODSK Provinsi Sulawesi Utara.
dr. Lidia Tulus, terlihat ditengah perayaan Upacara Detik-Detik Proklamasi Ke-81 RI yang diadakan langsung dari Lapangan Kantor Gubernur Sulut di Jln 17 Agustus Teling, Kec.Wanea, Kota Manado pada Senin (17/8).
Terlihat cantik dan anggun, bahkan sering melempar senyum ke arah wartawan. Kepada media usai mengikuti upacara tersebut, ia mengatakan, kehadirannya memang wajib dalam rangka mendampingi gubernur, karena dirinya merupakan pejabat instansi di lingkungan Pemprof Sulut. Jikalau dahulu bertugas dan memakai kebaya adat Minahasa, sekarang sudah pakai pakaian dinas upacara lengkap atribut dengan warna pakaian biru tua.
“Iya, boleh bincang-bincang sedikit, tetapi saya mau ikut pemotretan bersama pejabat lainnya,” kata dr. Lidia Tulus kepada wartawan.
Usai melakukan pemotretan, ia lalu diburu wartawan. dr. Lidia Tulus mengatakan sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dapat merayakan Hari Kemerdekaan Ke-81 RI, hal ini berkat campur tangan Tuhan yang sungguh luar biasa untuk bangsa ini.
“Saya juga bangga dapat hadir dan melihat pengibaran bendera merah putih yang dilakukan oleh kelompok Paskibraka, mereka generasi muda yang tangguh,” katanya.
Di bagian lain, dr. Lidia Tulus menjelaskan secara singkat bahwa institusi kesehatan yang dipimpinnya, bersama pemerintah daerah, kedepannya akan mengawal Program Kerja Presiden Prabowo yang disampaikannya dalam Pidato Kenegaraan pada hari Jumat 14 Agustus 2026 lalu. Diantaranya program presiden membangun puskesmas baru di daerah-daerah, laboratorium, rumah-rumah sakit dan heli ambulance yang bisa didaratkan di landasan pacu gedung bertingkat.
Tentu saja rencana program kerja presiden ini akan dikawal Pemerintah Profinsi Sulawesi Utara dibawah Gubernur Mayjen Yulius Selvanus Komaling,SE menjadi prioritas dalam melayani masyarakat.
“Jadi, kita kerja untuk menolong orang sakit, itu adalah prioritas program kesehatan. Tentu terlebih dahulu kita perlu mengawal setiap program pemerintah dari pusat, daerah hingga prakteknya,” ucapnya.
Namun yang terpenting, tambahnya, masyarakat tentunya harus dapat membantu dalam rangka hidup bersih dan sehat mulai dari diri sendiri, pungkasnya mengakhiri percakapan. (Yauyuk)






