Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com, Rote Ndao – Kegiatan penyerahan hewan kurban dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi dilaksanakan secara langsung oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoy Dudelusy Dethan, pada Selasa, 26 Mei 2026. Beliau didampingi oleh Hermanus Haning beserta para pimpinan satuan kerja perangkat daerah dalam kegiatan yang sarat makna persaudaraan ini. Turut disalurkan pula bantuan hewan kurban yang berasal dari Presiden Republik Indonesia maupun Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur — menjadi wujud nyata perhatian, dukungan, dan kepedulian bagi seluruh umat Islam yang tinggal dan beribadah di wilayah Kabupaten Rote Ndao.
Penyerahan berlangsung di tiga lokasi yang telah ditetapkan. Pertama, berpusat di Masjid An‑Nur, Metina, yang sekaligus menjadi tempat penyerahan bantuan dari Pemerintah Republik Indonesia. Dari lokasi ini, hewan kurban juga disalurkan ke Masjid Al‑Nurul Iman di Batuata, Masjid Nurul Bahar di Oeseli, Masjid Jamiatul Islamiah di Oelaba, Masjid Al‑Falah di Ndao Nuse, hingga Masjid Al‑Ikhlas di Ba’a. Lokasi kedua bertempat di Masjid Al‑Fatah, Olahfulihaa, Kecamatan Pantai Baru, di mana penyerahan juga dilaksanakan bagi jemaah Masjid Ar‑Rahman, Oenggae. Sedangkan lokasi ketiga berpusat di Masjid Al‑Bahri, Pelabuhan Pepela sekaligus menjadi tempat penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan penyaluran yang meluas hingga ke Masjid Al‑Mujahirin, Tanjung Pepela.
Secara rinci, jumlah dan asal bantuan yang diserahkan adalah sebagai berikut: dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao diserahkan sebanyak 11 ekor sapi, dibagikan masing‑masing satu ekor ke seluruh sebelas kecamatan di wilayah ini. Dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur disalurkan satu ekor sapi yang ditempatkan di Masjid Al‑Bahri, Pelabuhan Pepela. Adapun bantuan dari Presiden Republik Indonesia pada awalnya ditetapkan berupa satu ekor sapi dengan berat antara 850 hingga 1.000 kilogram. Namun mengingat persediaan ternak di daerah belum memenuhi standar berat tersebut, dilakukan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku, yakni diganti menjadi dua ekor sapi dengan berat masing‑masing 500 kilogram, yang kemudian diserahkan di Masjid An‑Nur, Metina. Hal ini sejalan dengan peraturan yang berlaku: apabila ternak yang tersedia belum memenuhi syarat berat yang ditetapkan, bentuk maupun jumlah bantuan dapat disesuaikan, selama tetap berpedoman pada aturan yang berlaku.
Penyelenggaraan kegiatan ini bukan sekadar sarana berbagi kebahagiaan di hari raya, melainkan bukti nyata perhatian pemerintah di segala tingkatan terhadap warganya. Lebih dari itu, momen ini semakin mempererat ikatan persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta menumbuhkan keharmonisan yang makin kuat di antara seluruh warga Kabupaten Rote Ndao tanpa memandang perbedaan latar belakang, keyakinan, maupun asal daerah.






