Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Sangihe · 13 Mar 2026 17:57 WITA ·

Tuari Tinjau Mesin Baru PLN Sangihe, Harapan Surplus Listrik Mulai Terwujud


Tuari Tinjau Mesin Baru PLN Sangihe, Harapan Surplus Listrik Mulai Terwujud Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus berupaya mengatasi persoalan listrik di daerah perbatasan. Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari meninjau langsung kedatangan satu unit mesin pembangkit listrik baru milik PLN di Unit Pembangkit Listrik Sawang Tahuna, Jumat (13/03/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati yang dikenal dengan sebutan “Tuari” memastikan kondisi mesin pembangkit berkapasitas 800 kilowatt (KW) yang baru tiba dari pusat dalam keadaan siap untuk menunjang pasokan listrik di wilayah Sangihe.

Mesin tersebut merupakan hasil komunikasi dan lobi Bupati di PT PLN pusat beberapa waktu lalu. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan mulai tibanya mesin pembangkit tambahan untuk memperkuat sistem kelistrikan di daerah kepulauan itu.

Tidak hanya satu unit, pemerintah daerah memastikan masih ada empat unit mesin tambahan yang saat ini berada di Pelabuhan Penyeberangan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan. Empat mesin tersebut dijadwalkan tiba di Tahuna pada Minggu pekan depan.

Bupati Michael Thungari menjelaskan, jika seluruh mesin sudah beroperasi maka kapasitas listrik di Sangihe akan meningkat signifikan. “Setiap mesin memiliki kapasitas 800 KW, sehingga jika lima unit beroperasi totalnya mencapai 4.000 KW. Ini akan menambah sekitar 40 persen daya listrik bagi Sangihe,” kata Thungari.

Menurutnya, dengan tambahan kapasitas tersebut, kondisi kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe diharapkan semakin stabil dan mampu menekan terjadinya pemadaman listrik.

“Harapan kami, pemadaman listrik tidak lagi terjadi. Kalau pun ada, biasanya disebabkan faktor alam seperti pohon tumbang, cuaca ekstrem, atau kegiatan pemeliharaan jaringan seperti pemangkasan pohon yang mengganggu jalur listrik,” jelasnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa salah satu kepuasan terbesar dalam masa pengabdiannya adalah ketika perjuangan menghadirkan listrik bagi masyarakat dapat dirasakan secara nyata.

“Bagi saya, kepuasan tertinggi dalam pengabdian adalah ketika upaya menghadirkan listrik bisa dinikmati masyarakat. Listrik adalah kebutuhan dasar yang sangat mempengaruhi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa saat melakukan lobi di tingkat pusat, dirinya menekankan posisi Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai wilayah perbatasan negara yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana memadai, termasuk infrastruktur kelistrikan.

“Sebagai daerah perbatasan, Sangihe perlu dukungan fasilitas yang baik, termasuk listrik. Ini juga bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara di wilayah terluar,” tambah Thungari.

Sementara itu, perwakilan otoritas anak perusahaan PT PLN, PT Nusa Daya, Robby Mandagi memastikan kehadiran mesin pembangkit baru akan sangat membantu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Pulau Sangihe.

“Dengan tambahan mesin ini kami optimistis pasokan listrik di Sangihe akan semakin stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mandagi.

Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangkit listrik di tengah situasi konflik di Timur Tengah, Mandagi menegaskan bahwa stok BBM untuk operasional pembangkit masih dalam kondisi aman.
“Untuk saat ini pasokan BBM bagi pembangkit listrik di Sangihe masih aman dan tidak ada kendala,” katanya.

Dengan hadirnya mesin-mesin baru tersebut, masyarakat Sangihe kini menaruh harapan besar agar persoalan pemadaman listrik yang selama ini kerap terjadi dapat segera teratasi.(Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,213 kali

Baca Lainnya

Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

24 April 2026 - 12:52 WITA

Dorong Akses Permodalan, Sangihe Ambil Peran dalam Sosialisasi POJK 19/2025 di Manado

16 April 2026 - 17:03 WITA

Pemkab Sangihe Raih Tiga Penghargaan

15 April 2026 - 16:23 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus Kunjungi Sangihe Perkuat Sinergi Wilayah Perbatasan

14 April 2026 - 23:51 WITA

337 Atlet Tinju Ikut Kejuaraan Bupati Cup 2026

13 April 2026 - 23:48 WITA

Kejari Sangihe Geledah Kantor Dinas PMD, Usut Dugaan Korupsi Dandes

13 April 2026 - 23:38 WITA

Trending di Hukrim