Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sangihe · 23 Jul 2026 19:11 WITA ·

Siap-siap 12 Hari Internet dan Jaringan Telekomunikasi Terganggu


Siap-siap 12 Hari Internet dan Jaringan Telekomunikasi Terganggu Perbesar

Tahuna,Sulutnews.com – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengeluarkan surat pemberitahuan terkait pelaksanaan perbaikan kabel laut Palapa Ring Tengah segmen Melonguane–Morotai yang mengalami kerusakan akibat aktivitas gempa bumi tektonik.

Surat bernomor 2109/KOMINFO/BAKTI.31.4/HM.02.01/07/2026 tertanggal 21 Juli 2026 tersebut ditujukan kepada Bupati Kepulauan Sitaro, Bupati Kepulauan Sangihe, Bupati Kepulauan Talaud, Dandim dan Kapolres di ketiga kabupaten.

Dalam surat dijelaskan bahwa kerusakan terjadi pada sebagian serat optik di dalam kabel bawah laut milik BAKTI. Untuk mencegah kerusakan yang lebih luas sekaligus menjaga kualitas layanan telekomunikasi di wilayah Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud, akan dilakukan proses perbaikan pada segmen tersebut.

Rangkaian pekerjaan perbaikan dijadwalkan berlangsung sejak 8 Juli hingga 16 Agustus 2026. Sementara aktivitas krusial berupa Restoration/Marine Operation akan dilaksanakan pada 31 Juli hingga 11 Agustus 2026.

Pada periode tersebut, layanan tulang punggung (backbone) Palapa Ring di ketiga kabupaten diperkirakan akan mengalami gangguan atau putus layanan sementara selama kurang lebih 12 hari.

BAKTI menyebutkan pekerjaan perbaikan akan dilaksanakan oleh PT Len Telekomunikasi Indonesia dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja, ketertiban lingkungan, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat.

Dalam surat tersebut, BAKTI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pemerintah daerah atas dampak yang ditimbulkan selama proses perbaikan berlangsung. BAKTI menegaskan akan berupaya meminimalkan gangguan layanan serta mengharapkan dukungan dan koordinasi dari pemerintah daerah agar proses perbaikan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepulauan Sitaro, dan Kepulauan Talaud diimbau mengantisipasi kemungkinan terganggunya akses internet maupun layanan telekomunikasi selama masa pekerjaan berlangsung, terutama pada periode operasi utama mulai akhir Juli hingga pertengahan Agustus 2026. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir dan Longsor di Sangihe, Warga Diminta Mengungsi ke Lokasi Aman

22 Juli 2026 - 21:52 WITA

Kominfo Sangihe Imbau Admin Grup Facebook Tolak Postingan dari Akun Palsu dan Anonim

22 Juli 2026 - 10:20 WITA

Kominfo Sangihe Petakan 43 Titik Blank Spot dan Low Signal, Masyarakat Diajak Aktif Laporkan Kondisi Jaringan

21 Juli 2026 - 08:23 WITA

Indonesia–Mindanao Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Dukung Pembukaan Kembali Rute Davao–Manado

20 Juli 2026 - 23:23 WITA

Bupati Thungari Lantik 16 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional

9 Juli 2026 - 18:13 WITA

Kapolres Sangihe Beri Arahan Perdana, Tekankan Disiplin, Profesionalisme dan Pelayanan Prima

9 Juli 2026 - 13:35 WITA

Trending di Kepolisian