Menu

Mode Gelap
Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu Bagikan Telur Susu Bicuit Di Desa Kolobolon Presiden Jokowi Didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey Resmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolmong Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon

Minahasa · 13 Jan 2023 12:31 WIB ·

Truk Pengangkut Batu Tanpa Pengaman, “Melenggang Bebas” di Jalan Raya Kasuang Tomohon – Tondano


 (Foto.istimewa) Perbesar

(Foto.istimewa)

Minahasa,Sulutnews.com– Aktivitas pengangkutan batu untuk Pengerjaan mega proyek pembangunan Revitalisasi Danau Tondano, yang dilaksanakan oleh PT BumiKarsa selaku Kontraktor, dinilai membahayakan pengguna jalan.

Pasalnya, Keberadaan Dum truk pengangkut batu yang melintasi jalan raya Kasuang Tomohon – Tondano, dapat menimbulkan kekhawatiran para pengguna jalan karena rawan kecelakaan.

“Bahkan, truk pengangkut batu besar tanpa pengaman di pintu belakang ini, hampir setiap harinya juga terpantau lalu-lalang di jalan Boulevard Tondano, Kabupaten Minahasa.

“Ini rawan kecelakaan, tidak bisa dibayang apa yang terjadi jika batu-batu besar itu tergelincir ke badan jalan,”kata sejumlah masyarakat pengguna jalan, kepada Media ini.

Kekhawatiran serupa juga ikut disampaikan oleh sejumlah sopir mikrolet (angkutan umum) Tondano – Tomohon. “Mereka menyebutkan, seolah-olah ada pembiaran terhadap aktivitas truk pengangkut batu yang tanpa penutup dan pengaman belakang.

“Aktivitas ini, sudah menjadi hal yang biasa, dimana truk pengangkut batu tanpa pengaman ini, sepertinya memang dibiarkan, padahal dapat membahayakan pengguna jalan lainnya,” tutur mereka.

Sehingga Mereka berharap, Pemerintah dan Kepolisian dapat melihat situasi yang dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Informasi yang diperoleh Sulutnews.com Batu – batu tersebut diduga diambil dari tambang galian C ilegal di Kasuang, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara untuk menunjang proyek infrastruktur di lingkar Danau Tondano.

Sampai saat ini anehnya lagi, aktivitas penambangan galian C ilegal itu masih terus berlangsung. Padahal aktivitas galian tambang itu juga diduga mengancam mata air bersih di dekat lokasi tersebut

Amatan di lapangan,  Jumat (13/1/2023), serpihan tanah dalam truk pengangkut batu itu jatuh berceceran karena tidak adanya penutup. Hal itu mengganggu pengguna jalan lain di lintasan yang dilewati truk tersebut, terutama para pengendara sepeda motor. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 336 kali

Baca Lainnya

Walikota Caroll Senduk Hadiri Perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah di Kota Tomohon

10 April 2024 - 23:34 WIB

Walikota Tomohon Caroll Senduk Melayat dan Serahkan Santunan Duka Atas Meninggalnya Almarhumah Kornelia Wowiling

9 April 2024 - 21:29 WIB

Sekda Minahasa Lynda Watania Pimpin Rapat Forum Penataan Ruang

5 April 2024 - 22:49 WIB

Walikota Caroll Senduk Hadiri buka Puasa Bersama dan Safari Ramadhan 1445 H Pemerintah Kota Tomohon

5 April 2024 - 21:40 WIB

Pastikan Stok Aman Jelang Hari Besar Keagamaan Walikota Caroll Senduk Sidak Pasar Tomohon

5 April 2024 - 17:04 WIB

Bupati Kumendong Resmikan Kantor Desa Sawangan Kecamatan Kombi Minahasa

4 April 2024 - 22:19 WIB

Trending di Minahasa