Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com – Rote Ndao, 8 Mei 2026 – Kegiatan reses perdana Yunus Panie, Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Fraksi Partai Perindo, yang berlangsung di Desa Lidor, Dusun Oeine, menjadi wadah strategis menampung aspirasi masyarakat. Tiga poin utama yang disampaikan warga menyentuh sektor infrastruktur, kesehatan, dan ekonomi, yang kesemuanya berdampak langsung pada kesejahteraan serta kelancaran akses pendidikan warga.
Keluhan kualitas pembangunan jalan. Perwakilan warga, Agus Samakani, menyampaikan kekecewaan keras terhadap hasil pembangunan jalan sepanjang 900 meter yang baru saja rampung dikerjakan. Menurutnya, pengerjaan tersebut nyata-nyata tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak. Hal ini menimbulkan kekhawatiran jalan tidak awet, cepat rusak, dan berujung pada pemborosan anggaran negara tanpa manfaat maksimal bagi masyarakat. Menanggapi hal ini, Yunus Panie berjanji akan menindaklanjuti dan melakukan pengawasan ulang secara ketat untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan.
Rencana perluasan akses menuju fasilitas kesehatan. Yunus Panie memberikan kabar gembira sekaligus solusi strategis jalan di wilayah tersebut akan diperpanjang sejauh 1 kilometer lagi hingga tepat sampai ke lokasi Puskesmas Pembantu (Pustu). Langkah ini bertujuan menghidupkan fasilitas kesehatan yang sebenarnya sudah berdiri lama namun belum beroperasi Ia juga akan meneliti secara mendalam penyebab belum berfungsinya Pustu tersebut, agar segera pelayanan kesehatan bisa berjalan maksimal dan warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh.
Usulan perbaikan jalan penghubung vital. Feny Muda menyampaikan permohonan agar jalan penghubung dari Feama Fatunao hingga Mundek menuju Desa Lidor dijadikan prioritas perbaikan tahun ini. Kondisi jalan yang rusak parah saat ini sangat menyulitkan mobilitas, mulai dari pengangkutan warga sakit, ibu bersalin, hingga pengiriman hasil bumi warga ke pasar. Yunus Panie mencatat usulan ini sebagai prioritas utama dan berjanji akan memperjuangkan alokasi anggarannya. Ia menegaskan bahwa jalan yang baik adalah kunci utama penunjang kesehatan, kelancaran akses pendidikan, serta kemajuan ekonomi masyarakat Desa Lidor dan sekitarnya.







