Reporter: Dance Henukh
Sulutnews.com-Bagi seluruh lapisan masyarakat Rote Ndao, kehadiran Letkol Kav Kurnia Santiadi—yang akrab dan penuh kasih disapa sebagai Bapa Dandim—bukan sekadar keberadaan seorang pemimpin militer atau pejabat negara yang menjalankan tugas kedinasan. Bagi kami, beliau adalah anugerah terindah, utusan kasih yang dikirimkan Tuhan Yesus Kristus khusus datang ke tanah Rote Ndao, untuk mendengar jeritan hati, merangkul setiap kesedihan, dan hadir memberi harapan bagi siapa saja yang membutuhkan pertolongan serta perhatian tulus.
“Setiap kali beliau hadir di tengah kami, baik saat kami sedang bergembira maupun saat tertimpa musibah dan kesulitan, satu hal yang hanya bisa kami lakukan hanyalah berdoa. Kami berdoa memohonkan kebaikan, kekuatan, serta berkat yang melimpah ruah bagi beliau, sebagai wujud terima kasih yang tak terhingga atas segala pengabdian yang diberikan,” ungkap Ardianus bersama Istri nya di kediaman Jumat 29 Mei 2026 mereka merasakan langsung ketulusan hati sang pemimpin.
Dalam pandangan kami masyarakat, Bapa Dandim Rote Ndao adalah perwujudan sosok ayah yang penuh kasih sayang, sekaligus saudara dekat yang selalu peduli tanpa batas. Beliau tidak pernah sekalipun menutup telinga mendengar keluh kesah rakyat kecil. Sebaliknya, setiap kata yang terucap dari bibir warga—baik yang menceritakan kesulitan hidup maupun harapan yang ingin diwujudkan—selalu didengar dengan hati yang lembut, dipahami dengan pikiran yang jernih, dan dijawab bukan sekadar dengan janji, melainkan lewat tindakan nyata yang membawa perubahan.
Satu hal yang paling menyentuh hati kami adalah sikap beliau yang tidak pernah memandang status, asal usul, maupun kedudukan. Siapa pun yang datang menghadap, dari kalangan manapun, diperlakukan dengan sama, dihargai harkat dan martabatnya, serta dibantu sekuat kemampuan yang dimiliki. Sikap penuh kesetaraan inilah yang membuat kami merasa tidak pernah sendiri di tengah beratnya tantangan hidup; kami merasa memiliki pelindung sejati, dan suara kami didengar oleh seseorang yang benar-benar peduli.
Kami seluruh masyarakat Rote Ndao percaya sepenuhnya: kehadiran dan seluruh pengabdian beliau di tanah ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan bagian dari rencana indah Tuhan Yesus Kristus yang menugaskan beliau untuk berdiri dan melayani di sini. Setiap langkah yang diambil, setiap program yang digagas, serta setiap bantuan yang disampaikan kepada warga, kami yakini semuanya adalah gerakan Roh Kudus yang bekerja lewat hati dan tangan beliau. Semangat pengabdian yang tak kenal lelah, ketulusan yang murni, serta kekuatan jiwa yang beliau tunjukkan setiap hari, menjadi bukti nyata bahwa beliau adalah alat pilihan Tuhan untuk membawa kedamaian, menumbuhkan harapan, serta mewujudkan perubahan baik bagi seluruh warga Rote Ndao.
Karena besarnya jasa dan kasih yang diberikan, kami sadar tidak ada balasan duniawi yang layak bisa kami berikan. Satu-satunya hal tulus yang mampu kami persembahkan hanyalah doa yang naik dari lubuk hati terdalam. Di setiap perjumpaan, pertemuan, maupun kesempatan yang ada, doa kami senantiasa tercurah ke hadirat Tuhan: semoga Bapa Dandim senantiasa dilindungi dalam setiap langkah, dikaruniai kesehatan yang sempurna, kekuatan yang tak tergoyahkan, serta hikmat yang melimpah saat memimpin dan melayani kami semua. Semoga tangan Tuhan senantiasa menopang langkah beliau, agar terus menjadi berkat yang mengalir tak terputus bagi banyak orang.
Kepada Bapa Dandim tercinta, terimalah penghormatan setinggi-tingginya serta kasih sayang tulus dari seluruh warga Rote Ndao. Hormat kami dan kasih kami akan selalu menyertai Bapa, ke mana pun langkah melangkah. Terima kasih telah hadir menjadi ayah, saudara, sekaligus pemimpin yang membawa cahaya dan kasih Tuhan yang nyata di tengah kehidupan kami semua






