Editor: Michael G. Tumiwang/UKW6508
Tomohon, SNC – Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam upaya tersebut, Mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi (STKA) UNSRIT bekerja sama dengan Ikatan Penata Anestesi Indonesia (IPAI) Tomohon dan Puskesmas Tinoor melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bagi para lansia di Kelurahan Kinilow, Jumat (22/05/2026).
Kegiatan ini mengangkat tema “Edukasi Penyakit Metabolik dan Manajemen Nyeri pada Lansia dalam Meningkatkan Kualitas Hidup”. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya masalah kesehatan pada kelompok lanjut usia, khususnya penyakit metabolik seperti hipertensi, diabetes mellitus, serta keluhan nyeri kronis yang sering memengaruhi aktivitas dan kualitas hidup lansia.
Kegiatan PKM ini dibuka secara resmi oleh Kaprodi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi UNSRIT, Ns. Irwan E. Walanda, S.Kep., M.Kep.
Dalam sambutannya Irwan menyampaikan pentingnya peran mahasiswa kesehatan dalam memberikan edukasi dan pelayanan promotif-preventif kepada masyarakat.
Dia juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, empati, serta kemampuan komunikasi kesehatan di tengah masyarakat.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi kesehatan yang dibawakan oleh beberapa mahasiswa STKA UNSRIT.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan penyakit metabolik pada lansia, pentingnya pola hidup sehat, pengaturan pola makan, aktivitas fisik ringan bagi lansia, serta cara sederhana dalam mengelola nyeri agar lansia tetap aktif dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan yang dialami.
Antusiasme masyarakat, khususnya para lansia di Kelurahan Kinilow, terlihat sangat baik selama kegiatan berlangsung. Kehadiran mahasiswa, dosen, organisasi profesi IPAI Tomohon, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Tinoor menjadi bentuk kolaborasi yang positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Melalui kegiatan, diharapkan masyarakat, khususnya lansia, dapat lebih memahami pentingnya pencegahan penyakit metabolik serta manajemen nyeri yang tepat demi meningkatkan kualitas hidup yang lebih sehat, mandiri, dan produktif.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat di daerah Sulawesi Utara.(*)








