Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Sangihe · 29 Jan 2026 23:27 WITA ·

Thungari Lantik 16 Pejabat, Rotasi Strategis Pimpinan Dua Rumah Sakit


Thungari Lantik 16 Pejabat, Rotasi Strategis Pimpinan Dua Rumah Sakit Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali melakukan penyegaran birokrasi. Bupati Michael Thungari secara resmi melantik 16 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemkab Sangihe, Kamis (29/1/2026), bertempat di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati.

Pelantikan ini menjadi sorotan karena adanya rotasi strategis di sektor pelayanan kesehatan, khususnya pada dua rumah sakit daerah. Nama dr. Polideng Markus Dalawir, yang sebelumnya menjabat Direktur RS Liung Paduli Tabukan Utara, dipercaya mengemban tugas baru sebagai Direktur RSUD Liunkendage Tahuna, menggantikan dr. Aprikonus Loris yang kembali bertugas sebagai dokter ahli.

Sementara itu, posisi Direktur RS Liung Paduli kini diisi oleh dr. Samuel Pontoh, yang sebelumnya menjabat Kepala Puskesmas Kendahe.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum penguatan komitmen pengabdian aparatur sipil negara kepada masyarakat.
“Jabatan sejatinya adalah amanah, bukan hadiah atau simbol kedudukan. Yang utama adalah komitmen pengabdian, etika, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat,” tegas Thungari.

Bupati menekankan bahwa setiap pejabat yang dilantik harus bekerja dengan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan yang tinggi. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan negara harus dibalas dengan kinerja nyata, bukan sekadar rutinitas birokrasi.

Lebih lanjut, Thungari menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan reformasi birokrasi, yang menuntut perubahan cara berpikir, cara bekerja, dan cara melayani masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa pelayanan publik yang prima tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan intelektual, tetapi juga oleh kepekaan moral, empati, serta kemauan untuk bekerja melampaui kewajiban formal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik, sekaligus apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan.

Ia berharap para pejabat mampu meninggalkan jejak manfaat nyata, terus berinovasi, dan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
(Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,123 kali

Baca Lainnya

Kawio Jadi Fokus Penanganan Pascagempa, Pemkab Sangihe Pastikan Bantuan Tersalurkan

11 Juni 2026 - 21:54 WITA

BMKG Verifikasi Data Tsunami di Talengen

10 Juni 2026 - 22:34 WITA

Siswahto Ajak Petugas Sensus Ekonomi 2026 Bekerja Penuh Tanggung Jawab

10 Juni 2026 - 19:24 WITA

Gubernur Disorot Usai Gempa Sangihe, Tokoh Masyarakat Pertanyakan Empatinya

10 Juni 2026 - 13:54 WITA

BNPB Rilis Dampak Gempa M 7,7 di Sangihe, Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat

10 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPS Sangihe Latih 155 Petugas Sensus Ekonomi 2026

9 Juni 2026 - 16:55 WITA

Trending di Sangihe