Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Uncategorized · 21 Mar 2023 06:31 WITA ·

Tamuntuan Buka Kegiatan Tagana Masuk Sekolah


Tamuntuan Buka Kegiatan Tagana Masuk Sekolah Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe Rinny Silangen Tamuntuan (RST) bersama Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Fransiscus Andi Silangen mengahdiri kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS) Selasa, (21/03) di SMK Negeri 1 Tahuna.

Kegiatan yang di prakarsai Dinas Sosial Provinsi tersebut melibatkan seluruh siswa SMK Negeri 1 Tahuna. Selain kegiatan pelatihan maupun sosialisasi, SMK Negeri 1 Tahuna mendapat bantuan logistik dari Dinas Sosial Provinsi.

Kata Bupati yang juga Kepala Dinas Sosial Provinsi itu, bahwa kegiatan Tagana Masuk Sekolah, merupakan program sinergis antara Kementerian Sosial RI dan Kementerian Pendidikan, serta merupakan implementasi dari surat edaran bersama Menteri Pendidikan Nomor 1 Tahun 2019 tentang mitigasi kebencanaan di satuan pendidikan melalui program TMS.

“Jadi kegiatan ini penting bagi peserta didik, dimana dua kementerian menjalin kemitraan sehingga program yang baiknya bisa menyentuh sekolah yang ada di Sangihe” ucap Bupati.

Bupati juga mengajak agar para Siswa selama kegiatan dapat mengikutinya dengan baik, sehingga apa yang di dapat bisa menjadi bekal di kemudian hari.

Pada kesempatan itu Ketua DPRD Provinsi Fransiskus Andi Silangen, mengemukakan peran generasi muda dalam menghadapi krisis di negara mulai dari krisis akibat bencana, sampai masalah idiologi, agar para Siswa bisa menjadi generasi yang memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme.

Juga memiliki rasa kemanusiaan dan empati terhadap keadaan di negara, termasuk saat terjadi bencana turut membantu korban karena itu merupakan nilai kemanusiaan yang tinggi bagi seorang pelajar.

“Anak-anakku, kita harus memiliki nilai kemanusiaan, nilai nasionalisme dan patriotisme, jika kita mau menjadi bangsa yang besar mari kita saling mendukung, saling peduli. Selama proses belajar di sekolah kalian harus mengasa kemampuan tapi juga harus di barengi dengan nilai kemanusiaan dan empati” kemuka Silangen.

Silangen juga berpesan agar para pelajar di SMK Negeri 1 Tahuna, untuk mampu menjadi generasi pemimpin masa depan Sangihe, menurut Silangen ia sangat yakin generasi Sangihe akan lebih hebat di kemudian hari.

Margaretha Anthoni siswa SMK Negeri 1 Tahuna, ia mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan TMS, karena menurutnya kegiatan positif seperti itu memberikan pengetahuan tambahan dan sangat berfaedah di kemudian hari, “Ini kegiatan positif, jadi saya senang mengikutinya, apa yang di peroleh akan berguna di kemudian hari” tuturnya. (Andy Gansalangi).

Artikel ini telah dibaca 276 kali

Baca Lainnya

Senator SBANL Kunjungi Pasar Ratahan

6 Mei 2026 - 14:33 WITA

Lokasi Pembangunan Kantor PN Bolmong Utara Ditinjau Langsung Ketua PT Manado

29 April 2026 - 17:51 WITA

Kasus Gusri Lawan Terus Bergulir, Meski Dialihkan Jadi Tahanan Kota

22 April 2026 - 09:19 WITA

Misteri Pembunuhan Di Lokasi Tambang Emas Paku Selatan Terungkap, Istri Korban Jadi Tersangka

17 April 2026 - 11:46 WITA

Tekan Kemiskinan dan Stunting,Muba Gelar Evaluasi Kinerja Terpadu

9 April 2026 - 14:11 WITA

Entry Meeting Audit BPK,Bupati Toha Minta Seluruh OPD Kooperatif dan Siaga Dukung Pemeriksaan

7 April 2026 - 16:31 WITA

Trending di Muba