Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Muba · 9 Apr 2026 14:11 WITA ·

Tekan Kemiskinan dan Stunting,Muba Gelar Evaluasi Kinerja Terpadu


Tekan Kemiskinan dan Stunting,Muba Gelar Evaluasi Kinerja Terpadu Perbesar

 

PALEMBANG,Sulutnews.com- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.

Hal ini diketahui pada pelaksanaan Desk 1 Penilaian Kinerja Pengentasan Kemiskinan dan Stunting yang digelar secara virtual, Kamis (9/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut turut diikuti Asisten I Pemkab Muba Ardiansyah PhD, Kepala Bappeda Muba Dr Mursalin SE MM, Kepala DPPKB Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi, Kepala Disdikbud Yayan SE MSi, Plt Kepala Diskoperasi UKM Zulkarnain SP, Kepala DPMD Ali Badri ST MT, Kepala Dinas TPHP Ir Thamrin MSi, Kepala Dispopar Dr M Fariz SSTP MM, Kepala DPPPA dr Sharlie Esa Kenedy MARS, Kepala Disdagperin Hendra Tris Tomy, Plt Kadin Kominfo Daud Amri SH, Plt Kepala Dinas Perkim Muhammad Ridho ST, dan Plt Kadinkes dr Zwesty Wisma Devi MH.

Asisten I Setda Pemkab Muba, Ardiansyah, PhD, menegaskan bahwa penilaian kinerja ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat efektivitas program-program penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di wilayah Muba.

“Desk ini bukan hanya evaluasi administratif, tetapi menjadi ruang strategis untuk memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Ardiansyah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Muba terus mengedepankan pendekatan terpadu lintas sektor dalam menangani dua isu krusial tersebut.

“Sinergi antara perangkat daerah, pemerintah pusat, hingga stakeholder terkait menjadi kunci utama dalam mencapai target yang telah ditetapkan,” imbuhnya.

“Penanganan kemiskinan dan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Harus ada integrasi program, mulai dari intervensi gizi, layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya validitas data sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Dengan data yang akurat, intervensi yang dilakukan pemerintah dapat lebih efektif dan efisien.

“Ke depan, kita akan terus memperkuat basis data dan monitoring evaluasi agar setiap program benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ulasnya.

Lanjutnya, pelaksanaan Desk 1 ini menjadi bagian dari mekanisme penilaian kinerja pemerintah daerah dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting secara nasional.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memaparkan capaian, tantangan, serta strategi yang akan dilakukan ke depan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 1,213 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muba Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional Lewat Implementasi Permen ESDM 14/2025

21 Mei 2026 - 16:36 WITA

Ketua PKK Muba dan Dikbud Apresiasi SMPN 2 Sekayu Cetak Generasi Berkualitas

20 Mei 2026 - 17:14 WITA

MPR RI Dorong Obligasi Daerah Jadi Solusi Alternatif Pembiayaan Nasional

19 Mei 2026 - 16:07 WITA

Pemkab Muba Dukung Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis oleh BPKP

18 Mei 2026 - 17:04 WITA

Kompetisi Edukatif DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Sukses Digelar di Manado Sebagai Kota Juara

16 Mei 2026 - 23:03 WITA

Ketua TP PKK Muba:Warisan Sriwijaya Harus Dirawat dan Diperkenalkan Kepada Genersi Muda

16 Mei 2026 - 09:42 WITA

Trending di Muba