Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Mitra · 9 Jul 2024 22:08 WITA ·

SMK Negeri 1 Tombariri dan SMK Negeri 1 Ratahan Mulai Membangun Sarana Fisik Lewat Dana Pengembangan Industri 4-0


Foto - Kepsek SMK Negeri 1 Tombariri Ir Ivone Mema Perbesar

Foto - Kepsek SMK Negeri 1 Tombariri Ir Ivone Mema

Ratahan, Sulutnews.com – SMK Negeri 1 Tombariri Kabupaten Minahasa dan SMK Negeri 1 Ratahan Kabupatan Minahasa Tengara (Mitra) mulai membangun sarana fisik dengan mengunakan Dana Pengembangan Industri 4.0 yang diberikan Kemendikbudristek belum lama ini. Dua sekolah tersebut merupakan bagian dari 7 sekolah SMK Negeri dan Swasta di Sulut yang mendapat dana Pengembangan Industri 4.0 masing masing sekolah dapat Rp 1, 9 miliar.

Kepsek SMK Negeri 1 Tombariri Ir Ivone Mema  kepada wartawan Selasa (9/7) disekolahnya mengatakan, pihaknya sudah mulai kerja dengan membangun sarana fisik gedung praktek siswa dan juga untuk ruang belajar.

Foto- Tahap Pembagunan Ruang Praktek Di SMK Negeri 1 Tombariri mulai  dibangun

Gedung dengan konstruksi beton rencana dua lantai akan menelan angaran Rp 968 juta lebih. Kepsek optimis akan rampung September 2024 .” Saya optimis akan rampung September nanti dengan kualitas yang bagus” kata Kepsek. Proyek dengan kerja swakelolah dimana pelaksana Proyek mengambil tenaga teknis yang berkualitas dari warga sekitar lokasi SMK Negeri I di Tombariri terutama warga Desa Mokupa.” Tenaga kerja seperti tukang ( bas) itu semua dari masyarakat sekitar sekolah” kata Mema. Kualitas bangunan pasti berkualitas.

Menurut Kepsek selain bangunan fisik ada juga pembelian keperluan peralatan untuk laboratorium dan leptop. Karena dari Rp 1,9 miliar dana pengembangan untuk fisik Rp 968 miliar sisanya untuk belanja peralatan lainnya. Kepsek menambahkan pihaknya setiap hari mengawasi pekerjaan agar cepat selesai.

Foto- Papan Proyek Pembangunan Sarana Belajar di SMK Negeri 1 Ratahan

Sementara Kepsek SMK Negeri 1 Ratahan Timur Ana Powa S.Pd secara terpisah kepada wartawan  Senin (8/7) untuk sekolahnya sementara membangun sarana fisik untuk praktek dan tempat belajar. Aangaran dana Pengembangan industri sekitar Rp 1,2 miliar lebih. Sebagian untuk dibeli peralatan komputer dan lainnya” Pengawasan juga sangat ketat dalam proses pekerjaanya karena ini swakelolah” kata Kepsek.

Dari data yang ada tujuh SMK Negeri dan Swasta yang dapat Dana Pengembangan Industri 4.0 atara lain SMK Negeri 1 Tombariri dan SMK Negeri Ratahan, SMK Negeri 2 Manado, SMK Negeri 6 Manado, SMK Negeri 6 Kota Bitung dan SMK 1 Wori Minahasa Utara dan SMK Swasta Kristen Tomohon. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,644 kali

Baca Lainnya

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Bantuan CSR Pemprov NTT Dorong Pembangunan Gedung Ibadah di Rote Ndao

19 Januari 2026 - 12:56 WITA

Program MBG Baik, Siswa SMA Pertiwi Milik Dharma Wanita Pemda Sulut Sangat Mendambakan

19 Januari 2026 - 10:11 WITA

Kepala BPMP Febry Dien Merasa Bangga Menjadi Ketua Panitia Natal dan Tahun Baru Bersama 3 Kementrian di Jakarta 

16 Januari 2026 - 23:10 WITA

Tidak Mau Masyarakat NTT Susah Usman Husen Bersuara Nyaring Demi Ekonomi NTT lewat Anakan Kopi

16 Januari 2026 - 07:16 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Desak Pembebasan Kawasan Hutan untuk Petani NTT Dalam RDP Komisi IV DPR RI

16 Januari 2026 - 07:05 WITA

Trending di Aceh
error: Content is protected !!