Manado,Sulutnews.com – Kemendikdasmen RI melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara akan melakukan kunjungan pemantauan di beberapa satuan pendidikan SMA, SMK di Sulawesi Utara untuk memastikan pelaksanaan Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB ) 2026 sesuai Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal PAUD,Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0301/C/HK.04.01/2026 tentang SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan baik lancar mulai Selasa 2 Juni hinga 24 Juni 2026.
“Sebagai Unit Pelaksana Teknis ( UPT) Kemendikdasmen di Sulut, BPMP akan memantau langsung hari pertama pelaksanaan SPMB 2026 tingkat SMA dan SMK” ujar Kepala BPMP Sulut Febry Dien ST.M.Inf.Tech.( MAN) kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Sabtu (30/5/26) di Manado.
Febry Dien dikonformasi pelaksanaan SPMB 2026 ditingkat SMA dan SMK yang mulai dilaksanakan mulai Selasa 2 Juni hinga 24 Juni 2026.
Launching pelaksanaan SPMB di Sulut dilakukan saat Hardiknas 2 Mei 2026 lalu di Kantor Gubernur Sulut.
Dan ada komitmen untuk dilaksanakan dengab baik. Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan aparat hukum hadir bersama BPMP dan BGTK dan jajaran terkait serta Kepsek dan Pengurus Musyawarah Kerja Kepala- Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK.
Menurut Febry Dien selain BPMB tentunya instansi terkait seperti Dikda Sulut akan memantau dan mengawasi bersama agar pelaksanaan lancar dan sesuai aturan yang ada. “Saya berharap semua satuan pendidikan bisa melaksanakan SPMB sesuai aturan yang ada” kata Dien.

Foto – Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si
Sebelumnya Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si seperti diberitakan optimis lancar pelaksanaan SPMB tingkat SMA dan SMK di Sulut. Karena sudah ada pelatihan dan bimbingan teknis serta instruksi teknis pelaksanaan agar transparan dan semua masyarakat bisa awasi . Dan ada sangsi bagi mereka yang menyalahi aturan.
Sejumlah Kepsek Siap Ikut Aturan
Sementara itu sejumlah Kepsek yang dikonfirmasih Jurnalis Sumikolah Sulut Minggu (31/5/26) mengatakan, siap melaksanakan SPMB mulai Selasa 2 Juni hinga 24 Juni 2026. “Kami sudah berkomitmen untuk ikut semua aturan teknis dalam melaksanakan SPMB 2026 sesuai aturan” kata Kepsek SMA Negeri 3 Manado Deltje Lendo S Pd.M Si, Kepsek SMA Negeri 1 Langowan di Kabupaten Minahasa Moody Karundeng S.Pd dan Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunswan Adhywisna S.Pd. M.Pd.

Foto- Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunawan Adywisna S.Pd.M.Pd
Menurut mereka aturan teknis pelaksanaan SPMB 2026 sudah ada dan akan diikuti semua.” Kami optimis lancar pelaksanaannya” ujar Kepsek Lendo dan Karundeng serta I Ketut Gunawan.
Untuk jalur domisili, prestasi, afirmasi dan perpindahan orang tua itu menurut para Kepsek akan dipatuhi dan sudah disosialisasikan kepada masyarakat terutama dilingkungan siswa SMP.
Menurut Deltje Lendo untuk SMA Negeri 3 di Tuminting Manado untuk tahun ini dapat 12 rombel dengan 36 siswa setiap rombel atau 432 siswa yang akan diterima. Ini lebih banyak dari siswa yang lulus tahun ini.

Foto- Kepsek SMA Negeri 3 Manado Deltje Lendo
“Bagi masyarakat atau orang tua murid yang ingin menyekolahkan anaknya di SMA Negeri 3 bisa mendaftar dan ikut semua pesyaratan” kata Kepsek Lendo.
Begitu juga dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Langowan di Kabupaten Minahasa Moody Karundeng. Menurutnya untuk sekolahnya dapat 11 rombel dengan siswa 36 setiap rombel sekitar 396 siswa.” Kami akan ikut aturan. Dan tidak ada siswa titipan ” kata Karundeng. Kepsek optimis bisa terpenuhi kouta yang diberikan karena setiap tahun cukup banyak yang mendaftar.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Langowan Moody Karundeng S.Pd
Sementara untuk SMA Negeri 2 Kotamobagu menurut Kepsek I Ketut Adhywisna sekitar 11 rombel dengan 36 siswa setiap rombel atau 396 siswa yang akan diterima tidak bisa lebih.Kepsek optimis lancar SPMB di SMA Negeri 2 Kotamobagu.(Fanny)






