Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kepolisian · 21 Okt 2024 22:33 WITA ·

Seminggu Pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2024, Pelanggaran Turun 56,3 Persen


Seminggu Pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2024, Pelanggaran Turun 56,3 Persen Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polisi Daerah (Polda) Profinsi Sulawesi Utara (Sulut) terkait Operasi Kepolisian Zebra Samrat 2024, pada minggu pertama operasi (14-20 Oktober 2024) tercatat pelanggaran yang terjaring sebanyak 2.633 pelanggaran.

Angka ini kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil, mengalami penurunan dari periode yang sama di tahun 2023.

“Terjadi penurunan sebanyak 3395 pelanggaran atau 56,3 persen dari periode yang sama di tahun 2023,” katanya, Senin (21/10) siang.

Dari jumlah total pelanggaran pada minggu pertama Operasi Zebra Samrat 2024, jumlah pelanggaran Tilang sebanyak 796 dan Teguran sebanyak 1837. “Tilang turun sebanyak 634 atau 44 persen, sedangkan Teguran turun  2761 atau sebanyak 60 persen dari periode yang sama di tahun 2023,” lanjutnya.

Kemudian untuk jumlah kecelakaan lalu lintas sendiri mengalami kenaikan 2 kasus dari tahun 2023, menjadi 24 kasus lakalantas.

“Dari data lakalantas saat Operasi Zebra 2024 minggu pertama, korban meninggal dunia sebanyak 1 orang sedangkan periode yang sama di tahun 2023 sebanyak 3 orang. Luka berat naik dari 4 orang di tahun 2023 menjadi 8 orang di tahun 2024, dan luka ringan turun dari 38 orang menjadi 20 orang,” kata Kombes Pol Michael.

Pelanggaran lalu lintas untuk kendaraan roda 2 masih didominasi oleh pelanggaran helm, berboncengan lebih dari 1 orang serta kelengkapan kendaraan dan surat. Sedangkan kendaraan roda 4 atau lebih masih didominasi pelanggaran safety belt, over loading serta kelengkapan kendaraan dan surat.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga khususnya pengguna jalan agar lebih berhati-hati lagi saat berkendara, disiplin dan patuhi semua aturan dalam berlalulintas. Utamakan keselamatan saat berkendara,” pesan Kabid Humas.

Pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2024 akan berlangsung sampai dengan tanggal 27 Oktober 2024.

Artikel ini telah dibaca 1,236 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wilayah Tempat Tinggal Terancam, Warga Makawidei Berorasi di Kantor DPRD Suiut

16 Juli 2026 - 10:20 WITA

Sinergi DJPb dan UNSRAT Ungkap Dampak Hilirisasi serta Paradoks yang Perlu Diatasi demi Transformasi Ekonomi Sulut

15 Juli 2026 - 23:03 WITA

DPRD Sulawesi Utara Tetapkan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dan Penyampaian Ranperda Tentang Penanggulangan Kejadian Luar Biasa dan Wabah Penyakit Menular

15 Juli 2026 - 10:50 WITA

Unsrat Akan Umumkan Hasil Ujian Ribuan Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Rabu 15 Juli 2026

14 Juli 2026 - 22:09 WITA

Angelia Regina Wenas : Fraksi Demokrat Setuju Ranperda Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular

14 Juli 2026 - 21:34 WITA

Anggota DPRD Sulut Irene Golda Pinontoan Beri Apresiasi Kota Manado di HUT ke 403 Tahun

14 Juli 2026 - 20:36 WITA

Trending di Manado