Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 22 Jan 2025 23:42 WITA ·

Sekda Minahasa Lynda Watania Ikuti High Level Meeting TPID dan TP2DD Sulawesi Utara Antisipasi Jelang HBKN


Sekda Minahasa Lynda Watania Ikuti High Level Meeting TPID dan TP2DD Sulawesi Utara Antisipasi Jelang HBKN Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (21/1/25).

Sekda Watania menyampaikan bahwa agenda ini membahas persiapan pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri serta upaya percepatan digitalisasi di Sulawesi Utara. “Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan stabilitas harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, terutama pada komoditas pangan. Selain itu, kami juga membahas percepatan implementasi digitalisasi daerah untuk mendukung pembangunan ekonomi di tahun 2025,” ujar Sekda.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Andry Prasmuko, dalam sambutannya mengatakan bahwa kinerja perekonomian Sulawesi Utara pada 2024 cukup membanggakan, dengan inflasi berada di peringkat terendah kedua secara nasional. Ia juga menyebutkan bahwa Sulut meraih empat penghargaan pada Championship TP2DD 2024.

Namun, tantangan inflasi diprediksi meningkat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, di mana permintaan terhadap komoditas pangan cenderung melonjak. Hal ini diperburuk oleh kenaikan harga di daerah kepulauan akibat tantangan distribusi. Oleh karena itu, kolaborasi antar daerah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan jalur distribusi dan menjaga stabilitas harga.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara melalui Asisten II, Tahlis Gallang menekankan pentingnya langkah strategis untuk pengendalian inflasi. “Ada lima aksi utama yang harus dilakukan yaitu identifikasi peningkatan konsumsi, sidak pasar berkala, pelaksanaan Gerakan pangan nurah, Kerja sama antar daerah, serta Analisis perilaku konsumsi masyarakat. Semua langkah ini harus dilakukan secara terintegrasi,” jelasnya.

Selain itu, percepatan digitalisasi juga menjadi prioritas. Pemerintah daerah diminta memperluas kanal pembayaran digital, mendorong penggunaan QRIS, serta mempercepat implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah” tutup Gallang.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati dan Wali Kota, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Auditor Utama, pimpinan instansi vertikal, Tim TPID, TP2DD, dan Satgas Pangan se-Sulawesi Utara.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,037 kali

Baca Lainnya

Dana APBD 2026 Terbatas, 12 Ruas Jalan Provinsi di Bolmong Raya Tak Tergarap

12 Agustus 2026 - 23:52 WITA

Bible Conference 2026, Jiri Moskala : Identitas Advent Dalam Sejarah dan Teologi

12 Agustus 2026 - 23:08 WITA

Plt Rektor Unsrat Berikan Materi PKKMB Secara Hybrid, 5.000 Mahasiswa Baru Siap Mengikuti

12 Agustus 2026 - 23:06 WITA

DPRD Papua Barat Menggelar Kunjungan Kerja ke DPRD Sulawesi Utara

11 Agustus 2026 - 16:29 WITA

Unsrat Manado Akan Laksanakan PKKMB 13-14 Agustus 2026, Tanpa Perpeloncoan dan Kekerasan

11 Agustus 2026 - 14:37 WITA

Tingkatkan Disiplin dan Kepatuhan, Pomdam XIII/Merdeka Gelar Operasi Gaktib Razia Kendaraan Prajurit

11 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Trending di Manado