Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Adat Budaya · 14 Jun 2025 23:31 WITA ·

Sanggar Kamang Wangko Woloan Jadi Rumah Bagi Seniman Muda di Kota Tomohon


Sanggar Kamang Wangko Woloan Jadi Rumah Bagi Seniman Muda di Kota Tomohon Perbesar

Tomohon, Sulutnews.com — Sanggar Kamang Wangko, sebuah komunitas budaya yang berdomisili di Woloan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara terus menunjukkan komitmen kuat dalam pelestarian warisan budaya Minahasa. Dipimpin oleh Armando Loho, sanggar ini secara aktif mendokumentasikan dan menghidupkan kembali tradisi lisan Minahasa yang semakin terpinggirkan oleh arus modernisasi.

Beberapa bentuk sastra lisan yang saat ini menjadi fokus utama dokumentasi adalah Sastra Maengket dan Sastra Mahzani, dua warisan budaya Minahasa yang sarat nilai filosofis, historis, dan sosial. Dokumentasi dilakukan melalui rekaman audio-visual, transkripsi teks, serta pertunjukan langsung yang melibatkan generasi muda dan tetua adat.

Selain tradisi lisan, Sanggar Kamang Wangko juga aktif mengembangkan cerita-cerita tradisi dalam bahasa Tombulu, yang merupakan salah satu bahasa daerah di Tanah Minahasa. Pengembangan ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya revitalisasi bahasa daerah, tetapi juga bentuk nyata pelestarian bahasa sebagai Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang penting dalam memperkuat identitas lokal.

Lebih dari itu, aktivitas sanggar juga mencakup pelestarian pengetahuan tradisional, seperti pemahaman tentang sistem kekerabatan, filosofi rumah adat Minahasa (walewangko), serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan melalui tuturan lisan. Sanggar turut melibatkan komunitas dalam berbagai pelatihan, diskusi budaya, serta pendokumentasian dalam bentuk buku dan media digital.

Kegiatan-kegiatan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, di mana pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan terhadap Objek Pemajuan Kebudayaan menjadi pilar penting pembangunan kebudayaan nasional. Sanggar Kamang Wangko menjadi contoh konkret dari upaya pelestarian yang berbasis komunitas dan partisipatif.

Menurut Armando Loho, Ketua Sanggar Kamang Wangko, pelestarian OPK merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan identitas suku Minahasa. “Kami percaya bahwa dengan menjaga tradisi, kami tidak hanya merawat masa lalu, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan kebudayaan kita,” ujarnya.

Sanggar Kamang Wangko terbuka untuk kolaborasi dengan akademisi, pegiat budaya, dan komunitas lainnya, guna memperluas dampak dari gerakan pelestarian budaya ini. Ke depan, mereka juga berencana menerbitkan dokumentasi cerita rakyat Tombulu dalam bentuk buku digital dan podcast berbahasa daerah, serta menginisiasi ruang belajar budaya berbasis komunitas.(*/Lowell)

Artikel ini telah dibaca 1,026 kali

Baca Lainnya

Sekot Edwin Roring Mewakili Walikota Tomohon Buka Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Anak Berhadapan dengan Hukum

23 Juli 2026 - 21:33 WITA

Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal Dudung Abdurachman Pastikan Hadiri Puncak TIFF 2026

22 Juli 2026 - 23:22 WITA

Walikota Tomohon Hadiri Rapat Paripurna DPRD: Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025

21 Juli 2026 - 23:29 WITA

Wakil Walikota Tomohon Buka Lomba Bertutur SD/MI: Bangun Budaya Baca dan Lestarikan Budaya Daerah Sejak Dini

21 Juli 2026 - 22:05 WITA

Hadiri Pelantikan, Walikota Caroll Senduk Dukung Penuh Pengurus FASI Kota Tomohon Periode 2025–2029

20 Juli 2026 - 23:43 WITA

Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda Kunjungi Tomohon, Buka Peluang Kerja Sama Bidang Pendidikan, Pertanian, dan Energi Terbarukan

17 Juli 2026 - 21:12 WITA

Trending di Tomohon