Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Tomohon · 1 Jun 2026 23:57 WITA ·

Walikota Caroll Senduk Menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Tahun 2026 di Kota Tomohon


Foto : Walikota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Tahun 2026 di Kota Tomohon Perbesar

Foto : Walikota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Tahun 2026 di Kota Tomohon

Tomohon,Sulutnews.com – Walikota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., menjadi inspektur upacara peringatan hari lahirnya Pancasila tahun 2026 di Kota Tomohon yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Senin, 1 Juni 2029.

Ini Pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang dibacakan oleh Wali Kota Tomohon.

Hari ini, 1 juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati hari lahir pancasila. lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan indonesia. tema yang diusung dalam peringatan hari lahir pancasila tahun 2026 adalah “pancasila pemersatu bangsa, fondasi perdamaian dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.

Pancasila adalah “jangkar moral” kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. sesuai amanat pembukaan undang-undang dasar negara republik indonesia tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

Sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata. kontribusi pasukan perdamaian indonesia di bawah bendera perserikatan bangsa bangsa (pbb), peran kita dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan dari sila kedua: kemanusiaan yang adil dan beradab. kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.

Indonesia raya bukanlah mimpi kosong. namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah.

Kepada para menteri dan kepala daerah, saya titipkan pancasila di tangan kalian. pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita.

Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya. selama darah indonesia masih mengalir di tubuh kita, pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai.

Selamat Hari Lahir Pancasila!
Jayalah Indonesiaku!
Merdeka!

Upacara dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, S.Sos., Perwakilan Polres Tomohon, Perwakilan Kodim 1302/Minahasa, Perwakilan Kejari Tomohon, Perwakilan BIN Tomohon, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E, M.E. bersama Jajaran Pemerintah Kota Tomohon serta Para ASN Se- Kota Tomohon.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,327 kali

Baca Lainnya

Walikota Caroll Senduk Didampingi Sekdakot Edwin Roring Lakukan Inspeksi Lapangan Sepanjang Jalan Protokol Kota Tomohon

10 Juli 2026 - 17:34 WITA

Walikota Caroll Senduk Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka Pengucapan Sumpah/Janji Ketua DPRD Kota Tomohon Sisa Masa Jabatan Tahun 2024–2029

7 Juli 2026 - 20:47 WITA

Edwin Roring Mewakili Walikota Menghadiri Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan KUA dan PPAS Kota Tomohon Tahun 2027

6 Juli 2026 - 23:56 WITA

Sekot Edwin Roring Mewakili Walikota Caroll Senduk Membuka Kejuaraan Bulutangkis Walikota Cup 2026 Kota Tomohon

6 Juli 2026 - 23:29 WITA

Walikota Tomohon Caroll Senduk Bersama Wakil Walikota Hadiri Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 di Medan

1 Juli 2026 - 23:58 WITA

Tim Musik Gerejawi Nusantara LPPD Kota Tomohon Raih Juara I Dalam Pesparawi XIV Manokwari Papua Barat

29 Juni 2026 - 23:43 WITA

Trending di Pabar