Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 15 Nov 2024 17:01 WITA ·

Ribuan Satgas Cakrabuana PDI-P Siap Kawal Pilkada Sulut


Satgas Cakrabuan Siap Mengawal Pilkada se Sulawesi Utara.(1st) Perbesar

Satgas Cakrabuan Siap Mengawal Pilkada se Sulawesi Utara.(1st)

Editor: Michael G. Tumiwang/UKW6508

Manado, SN – Ribuan satgas Cakrabuana PDI Perjuangan (PDI-P) Sulawesi Utara (Sulut) siap mengawal pilkada Sulut dengan menggelar apel di Lapangan Sparta Tikala Manado, Jumat (15/11/2024).

Dibawah pimpinan Komandan Satgas Cakrabuana Nasional Komarudin Watubun yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, aple dihadiri pengurus teras DPP PDI Perjuangan, seperti Ronny Talapessy, Ganip Warsito dan Aryo Adhi Dharmo.

Terlihat juga hadir Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Letjen Alfred Denny Tuejeh (SK-ADT), Brigjen TNI Mar (Purn) Donar Philip Rompas, Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, serta beberapa calon PDIP di Pilkada Kabupaten dan Kota di Sulut.

Ditengah apel siaga turut dilaksanakan prosesi pemakaian baret kepada Steven Kandouw oleh Komarudin Watubun. Melihat Kandouw memakai baret merah, ribuan satgas memekik sambil mengangkat tiga jari metal.

“Saya tak panggil calon lagi, tapi Gubernur,” kata Watubun, diiringi teriakan para satgas dengan keras.

Saat berorasi, Watubun turun dari panggung dan berpanas-panasan dengan para anggota Satgas.

“Kalau kalian kepanasan, kami juga kepanasan, itu simbol solidaritas perjuangan.” tegasnya.

Watubun terlihat membakar semangat para Satgas untuk menjaga demokrasi berjalan sesuai dengan konstitusi.

“Kami lakukan apel dari Sumatera, Solo, Jatim, Medan dan disini, dimana ada intimidasi disitu kami ada,” tegasnya lagi.

Ia sempat mengingatkan, Manado punya sejarah dalam hal mempertahankan demokrasi. Itu terjadi pada era Fredy Sualang.

”Kita punya darah pejuang, lahir sebagai pejuang,” kata dia.

Selanjutnya acara ditutup dengan menyanyikan lagi Maju Tak Gentar, sambil mengibarkan bendera PDIP dan bendera Republik Indonesia Merah Putih.(*)

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 1,338 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Unsrat Akan Umumkan Hasil Ujian Ribuan Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Rabu 15 Juli 2026

14 Juli 2026 - 22:09 WITA

Angelia Regina Wenas : Fraksi Demokrat Setuju Ranperda Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular

14 Juli 2026 - 21:34 WITA

Anggota DPRD Sulut Irene Golda Pinontoan Beri Apresiasi Kota Manado di HUT ke 403 Tahun

14 Juli 2026 - 20:36 WITA

Nekat! PT Genta & BP3MI Kirim PMI ke Malaysia Tanpa Rekom Disnakertrans

14 Juli 2026 - 18:29 WITA

Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Biosolar di Manado Berjalan Optimal Sesuai Ketentuan

14 Juli 2026 - 17:22 WITA

Walikota Andrei Angouw Inspektur Upacara HUT Ke-403 Kota Manado

14 Juli 2026 - 11:08 WITA

Trending di Manado