Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com – Rote Ndao, 7 Mei 2026 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao dari Fraksi Partai Gerindra, Firlot Pelokila, melaksanakan kegiatan Reses Tahap Pertamanya hari ini, 7 Mei 2026, bertempat di Desa Maubesi, Dusun Hunulain 1. Dalam pertemuan akbar tersebut, Firlot didampingi langsung oleh staf DPRD, Bobby Ndolu, serta diterima antusiasme tinggi oleh ratusan warga yang hadir menyampaikan suara dan kebutuhan daerahnya.
Dalam paparannya, Firlot menjelaskan tujuan utama pelaksanaan reses ini sebagai wadah resmi menyerap aspirasi, usulan, dan keluhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab wakil rakyat untuk menjembatani keinginan warga ke meja pemerintahan daerah. “Setiap usulan yang disampaikan hari ini akan kami catat, kami perjuangkan, dan kami masukkan ke dalam prioritas program serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun mendatang,” tegas Firlot di hadapan warga.
Setelah pemaparan, sesi diskusi dibuka lebar. Warga pun berbondong-bondong menyampaikan usulan yang mencakup kebutuhan fasilitas air, infrastruktur jalan, pendidikan, hingga penerangan umum. Berikut adalah rincian aspirasi yang disampaikan:
1 . Frans Ha’ilitik mengusulkan pembangunan embung baru dan pemasangan kawat duri sebagai pengaman, mengingat pentingnya ketersediaan air dan keamanan fasilitas umum bagi warga sekitar.
2 . Ot Pelokila, mewakili warga Dusun Hunulain RT 002 / RW 001, meminta perhatian serius terhadap perbaikan Jalan Huniana Ledale. Jalan penghubung tersebut saat ini kondisinya rusak parah dan sangat sulit dilalui, sangat menghambat mobilitas warga serta pengangkutan hasil bumi.
3 . Aris Dominggus Langga mengusulkan agar Embung Musadanon Lama diperbaiki. Secara khusus, ia meminta tanggul diperkuat dan kolam embung dikedalaman kembali agar daya tampung air meningkat dan dapat dimanfaatkan maksimal untuk irigasi.
4 . Avide Nadek menyampaikan kebutuhan di bidang pendidikan anak usia dini, yaitu penambahan satu ruangan baru untuk gedung PAUD di Dusun Hunulain, serta pengadaan alat-alat permainan edukatif bagi anak-anak agar proses belajar mengajar lebih nyaman dan menyenangkan.
5 . Pdt. Marlon Naat turut menyampaikan aspirasi dari wilayah Desa Lidamanu. Ia meminta bantuan perbaikan jalan masuk menuju lokasi PAUD setempat, mengingat akses yang sulit tersebut menyulitkan perjalanan anak-anak ke sekolah.
6 . Julius Longo berbicara mewakili 32 pemilik lahan sawah di Kompleks Kayubafak. Ia mendesak perbaikan Embung Kompleks Kayubafak yang rusak. Embung ini adalah tumpuan hidup para petani di sana; jika diperbaiki, 32 keluarga petani tersebut dapat kembali bertani dan berproduksi seperti sedia kala.
7 . Yeksi Pelokila mengusulkan agar setiap pekerjaan perbaikan jalan yang selesai dilaksanakan, wajib dilengkapi dengan pemasangan lampu jalan. Hal ini bertujuan agar lingkungan menjadi aman, terang, dan warga tidak lagi merasa takut beraktivitas di malam hari akibat kondisi jalan yang gelap gulita.
Mendengar seluruh masukan tersebut, Firlot Pelokila mencatat satu per satu dan berjanji akan memprioritaskan usulan yang bersifat mendesak dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Ia juga mengapresiasi keaktifan warga dalam menyampaikan pendapat.
“Kehadiran saya di sini adalah bukti nyata perjuangan Partai Gerindra untuk masyarakat. Segala aspirasi yang berkaitan dengan pertanian, air, jalan, dan pendidikan akan kami bawa ke sidang dewan untuk diperjuangkan alokasi anggarannya,” pungkas Firlot.
Kegiatan reses ini ditutup dengan suasana penuh harapan, di mana warga Desa Maubesi dan sekitarnya merasa didengar dan memiliki keyakinan bahwa pembangunan di wilayah mereka akan segera menjadi prioritas utama.







