Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 17 Jun 2025 14:15 WITA ·

Rapat Bahas Batik Baru, Heronimus: Setiap Motif Harus Punya Makna


pemerintah daerah akan mengganti seragam batik ASN desain dan motif baru yang lebih mencerminkan identitas lokal Sitaro. Perbesar

pemerintah daerah akan mengganti seragam batik ASN desain dan motif baru yang lebih mencerminkan identitas lokal Sitaro.

Sitaro.sulutnews.com – Rapat kerja yang dipimpin Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Heronimus Makainas di ruang Sekretaris Daerah, Selasa, 17/6/2025, mengungkap rencana pemerintah daerah mengganti seragam batik ASN yang selama ini didominasi warna merah bermotif pala.

Dalam rapat tersebut, tidak hanya kepala OPD yang hadir, tetapi juga para penggiat budaya dilibatkan untuk memberi masukan. Langkah ini ditempuh sebagai upaya menyiapkan desain dan motif batik baru yang lebih mencerminkan identitas lokal Sitaro.

“Saya menilai ini sangat penting. Bukan hanya soal tampilan luar, tetapi bagaimana kearifan lokal bisa ditonjolkan,” ujar Heronimus usai memimpin rapat.

Wakil Bupati menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak dalam pembahasan ini bertujuan agar setiap ide yang berkaitan dengan identitas kedaerahan di Tanah Karangetang (Siau), Mandolokang (Tagulandang), dan Kolo-Kolo (Biaro) dapat diakomodasi.

“Setiap motif harus punya makna dan cerita yang bisa diwariskan lintas generasi. Dengan begitu, batik ini tidak hanya indah dipandang, tapi juga diterima semua kalangan,” tegasnya.

Selain sebagai identitas resmi ASN, rencana batik baru ini juga dipandang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal. Sejumlah warga menilai, batik ASN Sitaro berpotensi memicu lahirnya UMKM baru di sektor batik.
“Kalau Pemda bisa mendorong pelatihan ke daerah lain yang sudah maju dalam produksi batik, pengrajin lokal kita pasti bisa ikut berkembang. Bayangkan kalau batik ASN diproduksi di Sitaro sendiri, pasti akan menghidupkan ekonomi masyarakat,” kata Edward Tahulending, warga Tagulandang.

Lebih lanjut, warga berharap pemerintah benar-benar menjadikan batik ASN sebagai pintu masuk pengembangan industri kreatif daerah.
“Batik ini jangan hanya sekadar seragam, tapi juga peluang ekonomi baru bagi anak muda Sitaro,” tambahnya.

Heronimus sendiri menutup rapat dengan menegaskan bahwa desain batik ASN Sitaro nantinya diharapkan mampu menjadi simbol yang mudah dikenali.
“Ketika orang melihat batik ini, mereka bisa langsung berkata, inilah ASN Sitaro,” pungkasnya.

 

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dentuman Disertai Erupsi Kecil Gunung Karangetang, BPBD Sitaro Imbau Warga Tetap Waspada

12 Juli 2026 - 21:36 WITA

Pemkab Sitaro Perkuat Validitas Data Sosial, Dana Duka dan BPJS Ketenagakerjaan Ikut Dibahas

10 Juli 2026 - 21:08 WITA

Plt Bupati Sitaro Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD

10 Juli 2026 - 20:41 WITA

Plt Bupati Sitaro Minta Lima Plt Kepala OPD Bergerak Cepat Layani Masyarakat

9 Juli 2026 - 23:21 WITA

Banmus DPRD Sitaro Tetapkan Jadwal Paripurna APBD 2025, Moghtar Kaudis Dilantik sebagai Ketua DPRD 11 Juli

8 Juli 2026 - 21:09 WITA

DPRD Sitaro Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Seluruh Fraksi Sepakat Lanjut

8 Juli 2026 - 09:28 WITA

Trending di Sitaro