Menu

Mode Gelap
Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon Tamuntuan Bawa Bantuan Bencana Ke Kampung Laine HCB Tunaikan Janjinya, 28 Desember 2023, Kick-off UKW PWI Bantuan BUMN Dimulai di Aceh, NTT dan Sulut

Bitung · 31 Oct 2022 22:24 WIB ·

Rakor Pengendalian Inflasi, Maurits Mantiri Langsung Beri Arahan


 Rakor Pengendalian Inflasi, Maurits Mantiri Langsung Beri Arahan Perbesar

Bitung,Sulutnews.com – Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, secara Virtual bersama sejumlah pihak terkait  yang di gelar oleh Kementerian Dalam Negeri(Kemendagri).Senin(31/10/22).

Mendagri Tito Karnavian menyampaikan,  Sebulan terakhir kita mengalami kenaikan angka inflasi. Walaupun masih relatif landai, Angka masih di 5,95 %.

“Bukan untuk menakut-nakuti namun untuk antisipasi agar tidak terjadi krisis/ inflasi bukan hanya untuk pemerintah pusat tapi juga daerah”. jelas Mendagri, melihat beberapa negara di benua Eropa terutama yang mengalami krisis dan inflasi yang sangat tinggi.

Dalam rapat pagi singkat  tersebut, Badan Pusat Statistik juga menjelaskan mengenai data perubahan harga komoditi,

Kemudian oleh Badan Pangan Nasional  mengenai intervensi apa yang dilakukan, serta Kementrian Perdagangan, mengenai tren yang sedang naik dan intervensi yang akan dilakukan menteri perdagangan,

Juga intervensi apa yang dilakukan Menteri Pertanian dan saran apa yang perlu dilakukan oleh daerah.

Dikesempatan itu, disampaikan pula data penyerapan anggaran dari daerah.

Kepala BPS  mengatakan “Upaya mitigasi kita terkait kebijakan yang akan diambil, maka kita memerlukan data yang paling relevan.”ujarnya,  kemudian dengan upaya mendeteksi perubahan harga yang ada di kabupaten kota.

” Jadi pantauan harga kita, akan kita pantau untuk 20 komoditas terpilih dan kita sepakati untuk mendagri, dsb. ”

Dikatakan, Kenaikan harga minggu lalu beras 32 provinsi menyumbang kenaikan harga di semua provinsi. Kemudian minyak goreng 32 provinsi dan gula pasir 29 provinsi

Lanjutnya, Mengenai pangan, minyak goreng menjadi penyumbang kenaikan harga di kabupaten/kota. Lalu beras, gula pasir, dan telur ayam ras.

Sementara, Badan pangan nasional menyamoaikan, pihaknya tengah melakukan pemantauan di daerah.

Daerah-daerah yang merah dalam harga beras premium apakah melebihi HET lebih dari 5% maka perlu melakukan intervensi (Sulut) (di dalamnya Kota Bitung masih hijau).

Harga beras medium Kota Bitung masuk kuning alias rata-rata maka perlu diintervensi

Cabai Rawit merah dan Daging Ayam Ras serta Telur Ayam Ras, Kota Bitung masih arena  hijau

Lakukan operasi pasar dan bazaar pangan murah.

Offtaker dalam wilayah yang dituju harus diperhatikan agar saat fasilitasi distribusi pangan ini bisa berjalan dgn baik.

” Hal ini semoga berjalan dengan efektif dengan baik sampai dengan nataru. Pemerintah harus memiliki cadangan pangan sesuai dengan Perpres.”

Senada dengan hal itu, Kemendagri menyatakan, Perlu diwaspadai kenaikan beras dan kedelai. ” Perlu adanya sistem informasi harga pangan yang terintegrasi. Terdapat 5 komoditas tambahan dalam 20 wajib bps. Udang, tahu mentah, pisang, susu bubuk balita, dan jeruk”.

Kemendagri menilai,  Perlu diperhatikan pelaporan upaya penanganan inflasi daerah. Harga kedelai dan tempe serta tahu mentah juga perlu diperhatikan perkembangan harga di daerah.

Kementrian Pertanian(Kementan) dalam pernyataannya, mengungkapkan,  Inflasi di Indonesia masih di bawah 6%.

“Strategi yang dilakukan kementan adalah peningkatan produksi pangan (cabai, bawang merah, kedelai, gula tebu, dan daging sapi), pengembangan pangan substitusi impor (gandum, gula tebu, dan daging sapi) dan peningkatan ekspor (sarang burung walet, porang, ayam, dan telur)”.

Selanjutnya, Polri memyampaikan beberapa Langkah yang dilakukan oleh Polri extra effort melalui rangka stabilisasi harga agar tidak terjadi inflasi :

1. Monitoring dan pemetaan pangan;

2. Pengawasan produksi pangan dari produsen hingga end user;

3.Pengawasan rangkaian importasi komoditi pangan dan realisasinya;

4. Pemetaan hambatan distribusi;

5. Menjaga keseimbangan distribusi pangan;

6. Pengendalian harga pangan bersama stakeholder;

7. Penegakkan hukum yang bersifat ultimatum remedium.

Masalah stok kebutuhan pokok: 1. Beras masih aman; 2. Gula masih aman; dsb.

Tni juga siap membantu kepala daerah dalam rangka menangani inflasi

Mendagri melalui penyampaiannya mengajak teman-teman kepala daerah mohon bekerja sama dengan pihak terkait dalam hal ini.

” Lakukan rapat seminggu sekali agar paham masalah ini dan bisa melakukan intervensi secara detil. Agar minggu depan bisa melakukan update lagi dan kita semakin membaik dan semoga inflasi di Indonesia ini semakin terkendali”.

Usai rakor virtual tersebut, Walikota Bitung, Maurits Mantiri mengarahkan untuk penerapan di daerah / kota dengan memaksimalkan peran Forkopimda plus yang masuk dalam TPID Kota, terutama dalam program pengendalian yang ada seperti Pasar Murah dan lain lain.  Serta dibuat grafik per item secara detail mengenai komoditi yg ada.

” untuk kadis pertanian berikan subsidi hanya kepada 20 komoditi yang prioritas. Berikan pada bawang, rica, dsb yang masuk pada 20 komoditas wajib bps tersebut. Berkordinasi dengan Lalu cek tanaman yang ditanam dan bersubsidi apakah sudah berdampak atau belum terhadap inflasi ini.” Jelas Maurits.

Turut hadir Kapolres, Dandim 1310,Kajari, Kadis Sosial, Kadis Pertanian, Kadis Perdagangan, Kaban Keuangan,  Kabag SDA, Kabag Ekonomi, dan yang mewakili KPD terkait. (Tzr)

Artikel ini telah dibaca 502 kali

Baca Lainnya

Semarak Hari Bhakti BSK Kumham Pertama, Imigrasi Bitung Ikuti BSK Kumham “Policy Talks”

21 February 2024 - 20:03 WIB

Tingkatkan Pengawasan Orang Asing Pasca Pemilu 2024, Kanim Bitung Gelar Rakor Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kota Bitung

21 February 2024 - 15:46 WIB

Walikota Maurits Mantiri Menandatangani MoU dengan BPSDM bersama Badiklat Kumham Sulut

20 February 2024 - 23:46 WIB

Bakal Kedatangan Empat Kapal Pesiar Mancanegara, Dongkrak Potensi Wisata dan Ekonomi Masyarakat Kota Bitung  

20 February 2024 - 22:04 WIB

Pentingnya Pelayanan Prima, Kanim Bitung Gelar In House Trainning Budaya Pelayanan Prima dan Bahasa Isyarat

20 February 2024 - 19:20 WIB

Imigrasi Bitung Sosialisasi Perizinan Keimigrasian Bagi Tenaga Kerja Asing

20 February 2024 - 18:44 WIB

Trending di Bitung