Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 1 Jun 2026 11:09 WITA ·

Wakil Wali Kota Randito Maringka Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Bitung


Wakil Wali Kota, Randito Maringka pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Bitung. Senin(01/06/26) Perbesar

Wakil Wali Kota, Randito Maringka pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Bitung. Senin(01/06/26)

Bitung, Sulutnews.com. Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Wali Kota Bitung sekaligus membacakan amanat Kepala BPIP tentang pentingnya menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara tersebut dihadiri seluruh unsur Forkopimda, para kepala OPD, ASN, TNI-Polri serta berbagai unsur terkait lainnya. Senin(01/06/26)

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan pentingnya nilai-nilai luhur Pancasila  menjaga keutuhan bangsa Indonesia,  juga sebagai kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Di kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Dalam amanatnya ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi untuk memastikan api Pancasila terus menyala dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

” Hari ini kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.

Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” demikian disampaikan dalam amanat yang dibacakan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” yang telah terbukti mampu menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah berbagai tantangan global.

Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnis, Indonesia menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat.

Di tengah dinamika geopolitik dunia dan perkembangan teknologi yang semakin cepat, Pancasila disebut sebagai jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai bentuk ketidakpastian dan ancaman fragmentasi sosial.

Lebih lanjut, Indonesia ditegaskan bukan sekadar penonton dalam percaturan global.

Berlandaskan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Kontribusi Indonesia melalui pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang tertindas disebut sebagai implementasi nyata nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.

Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam keseharian masyarakat.

Generasi muda diajak menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital.

Selain itu, pemerintah pusat dan daerah diingatkan agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan selalu berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta tidak membiarkan ada kelompok yang merasa tertinggal dalam pembangunan.

“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” tegas Randito Maringka saat membacakan amanat.

Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat sebagai wujud komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Kota Bitung untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,006 kali

Baca Lainnya

PT Pertamina Trans Kontinental Bersinergi Dengan Elemen Masyarakat Jaga Ekosistem Laut Melalui Aksi Bersih Pantai Tangkoko

20 Juli 2026 - 22:36 WITA

Perkuat Karakter Generasi Muda Sejak Dini, Babinsa Koramil 1310-02/Lembeh Berikan Materi Bela Negara kepada Siswa Baru SMKN 3 Bitung 

18 Juli 2026 - 07:31 WITA

TNI–Polri dan Forkopimda Olahraga Bersama, Wujud Kota Bitung Aman dan Kondusif

18 Juli 2026 - 06:17 WITA

Kodam XIX Tuanku Tambusai Kawal Kunjungan Wakil Presiden Gibran di Rokan Hilir, Tinjau Percepatan Renovasi Sekolah

17 Juli 2026 - 21:45 WITA

Ellen Honandar Sondakh Ajak Warga Olah Sampah Rumah Tangga Menjadi Bernilai Ekonomi

17 Juli 2026 - 14:04 WITA

Luke Anthony Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Indonesia

17 Juli 2026 - 10:15 WITA

Trending di Bitung