Menu

Mode Gelap
DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Manado · 21 Apr 2026 20:41 WITA ·

PTN Harus Umumkan Ke Publik Jumlah UKT di Setiap Fakultas Menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru


Foto - Ketus LSM Pilar Bangsa Robby Wangko Perbesar

Foto - Ketus LSM Pilar Bangsa Robby Wangko

Manado, Sulutnews.com – Perguruan Tingi Negeri ( PTN) yang ada di Sulut harus umumkan secara transparan kemasyarakat atau publik terkait rincian jumlah Uang Kuliah Tungal (UKT) menjelang penerimaan Mahasiswa baru. Dan turunkan pembayan UKT karena situasi ekonomi masyarakat tidak baik baik saja apalagi dugaan kita akan naik Gas LPG 12 kg dan BBM non subsidi.

Hal tersebut dikatakan Ketua LSM Pilar Bangsa Sulut Robby Wangko kepada Wartawan Sulutnews com Selasa (21/4) di Manado. Menurut Wangko saat ini publik belum banyak mengetahui UKT di PTN di Sulut .

Sementara dibeberapa daerah ada PTN sudah umumkan secara terbuka 7karena masyarakat ingin mengetahui berapa rincian UKT di PTN.

Karena saat ini sudah mulai proses pendaftaran bagi masiswa yang lulus masuk PTN tanpa tes atau lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP) dan pendaftaran lewat Ujian Tulis Berbasis Kumputer ( UTBK) dan nantinya ada seleksi Mandiri disetiap PTN.

” Sebelum mendaftar publik ingin mengetahui berapa rincian UKT agar ketika mendaftar tidak salah masuk fakultas yang UKT tinggi sementara keuangan tidak mampu” kata Robby.

Robby berharap PTN harus menurunkan UKT karena kondisi keuangan masyarakat kita lagi sulit. Aparat Sipil Negara ( ASN) juga merasakan termasuk PPPK.” Kalau ada anak mereka mau masuk PTN pasti berat saat ini” kata Robby.

Untuk UKT menurutnya cukup mahasiswa baru bayar 40 persen saja dan sisanya 60 persen subsidi pemerintah. Contoh kalau ada Fakultas Kedokteran UKT Rp 20.juta maka dibayar 40 persen saja dan sisa 60 persen subsidi pemerintah” Hal ini penting agar anak anak.pintar generasi emas 2045 bisa kuliah” katanya.
Begitu juga PTN lewat Fakultas bisa buat perjanjian bayar cicil saja bagi keluarga atau masyarakat termasuk ASN tidak mampu.

Foto – Prof Dr Philotheus Tuerah M.Si DEA Guru Besar Matematika UNIMA

Untuk yang anak anak pintar namun orang tua tidak mampu bole pakai Kartu Indonesia Pintar ( PIK). Namun untuk PIK harus diawasi dan disurvey dengan benar warga yang miskin .” Jangan dengar tetanga , tim harus cek lansung dimasyarakat” ujar Robby Wangko. Di Sulut ada beberapa PTN yang besar seperti Unsrat, Unima ada Politeknik Negeri yang banyak menerima mahasiswa. Robby6 berharap Unsrat dan Unima sebagai PTN yang besar di Sulut harus umumkan semua UKT di6 Fakultas.

Pemerhati Pendidikan Dukung

Sementara secara terpisah pemerhati pendidikan yang juga Guru Besar di Universitas Negeri Manado ( Unima) Prof Dr Philothius Tuerah MS.DEA mengatakan hal yang sama. Prof Tuerah berharap juga PTN di Sulut harus umumkan terbuka UKT.

Kepada Wartawan Sulutnews.com Selasa (21/4) mengatakan, publik ingin mengetahui Khusus rincian besaran UKT berapa.” Ini penting agar saat mendaftar di PTN sudah mengetahui jumlah UKT” kata Tuerah yang juga mantan Rektor Unima dua periode.

Dikatakan kalau sudah lulus di Fakultas yang tinggi UKT sementara keluarga tidak mampu pasti akan mundur . Tetapi kalau UKT sudah lebih dulu diketahui jumlahnya sebelum mendaftar pasti akan mendaftar di Fakultas yang kecil UKT.” Kami berharap Unima dengan 7 Fakultas harus umumkan UKT-nya” ujar Tuerah.

Sejumlah orang tua siswa yang anaknya sudah lulus SNBP 2026 di salah satu Fakultas di Unsrat kepada wartawan Sulutnews.com Selasa (21/4) mendukung perlu keterbukaan terhadap UKT karena belum diketahui jumlah yang akan dibayar disalah satu Fakultas.

Selain itu perlu diturunkan UKT. Karena kondisi ekonomi keluarga kami sangat terbatas” Jadi kami memang akan bermohon keringangan lewat Kartu Indonesia Pintar ( KIP) tapi prosesnya panjang” kata Arnold Y orang tua calon Mahasiswa.

Menurutnya pemerintah bagus menurunkan UKT tahun ini karena kondisi kami ekonomi paspasan. Sementara anaknya yang Kelas XII SMA Negeri 1 dan akan lulus tahun ini sangat suka kualiah di Unsrat. Dari data yang ada sekitar 985 Siswa SMA dan SMK di Sulut lulus SNBP di beberapa PTN di Sulut dan luar Sulut. Di Sulut terbanyak di Unsrat, Unima dan Politeknik Negeri Manado. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Wakil Walikota Sendy Rumajar Rilis Token Pelaksanaan TKA Jenjang SD Se-Kota Tomohon

20 April 2026 - 23:40 WITA

Sejumlah Kepsek SMK Optimis Siswa Yang Ikut UKK Tahun 2026 Berkompeten

20 April 2026 - 23:25 WITA

Kadis Dikbud Manado Peter Assa : TKA Tingkat SD/MI Sederajat Penting Meningkatkan Mutu Pendidikan & Memotret Capaian Akademik Peserta Didik

20 April 2026 - 23:23 WITA

Langgar Keputusan Kongres, 3 Calon Ketua PWI Sulut Minta Ketum PWI Batalkan Hasil Konferensi Provinsi

20 April 2026 - 23:06 WITA

Jelang Musda Partai Golkar Sulut, Nama Adolfien Wagani Mencuat Sebagai Calon Ketua Golkar Manado

20 April 2026 - 20:57 WITA

Sukses Pimpin Rapat Pansus LKPJ Cap.Ramly Kandoli Apresiasi SKPD Provinsi Sulut

20 April 2026 - 14:35 WITA

Trending di Manado