Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Manado · 27 Okt 2026 13:31 WITA ·

Prof. Grace Kandou Dinilai Mampu Bawa Unsrat Unggul, Riset Berdampak dan Berdaya Saing Global


 Foto - Prof Stefanus Sampe Ph.D Guru Besar FISIP Unsrat Manado Perbesar

Foto - Prof Stefanus Sampe Ph.D Guru Besar FISIP Unsrat Manado

Manado, Sulutnews.com — Guru Besar Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Stefanus Sampe, Ph.D., menyampaikan keyakinannya bahwa Prof. Dr. dr. Grace Kandou, M.Kes. Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), mampu memimpin Unsrat menjadi perguruan tinggi unggul, menghasilkan riset berdampak nyata, serta berdaya saing nasional maupun global.

Pernyataan itu disampaikan pada Sosialisasi Tahapan Pemilihan Rektor Unsrat Periode 2026–2030 di Manado, Selasa (27/10/2026).

Visi & Kapasitas Memadai

Prof. Sampe menyampaikan bahwa Prof. Grace Kandou memiliki modal akademik, pengalaman kepemimpinan, serta kemampuan mumpuni untuk mengembangkan Unsrat melalui penguatan kualitas akademik, penelitian, inovasi, dan tata kelola universitas.

“Unsrat membutuhkan pemimpin baru yang memiliki visi kuat untuk meningkatkan mutu akademik, menghasilkan riset berdampak nyata, dan memperkuat daya saing. Semua itu dimiliki Prof. Grace Kandou,” tegasnya.

Pengalaman menjabat sebagai Dekan FKM Unsrat periode 2015–2019 menjadi bukti rekam jejak kepemimpinannya di lingkungan akademik.

Riset Lintas Disiplin, Kunci Kemajuan

Prof. Sampe menekankan bahwa pemilihan rektor ini adalah momen penting untuk menentukan arah pengembangan Unsrat ke depan. Visi menjadikan Unsrat perguruan tinggi unggul harus diwujudkan dalam program yang konkret, kolaboratif, terukur, dan berkelanjutan.

“Unsrat memiliki potensi besar dalam riset lintas disiplin yang relevan dengan kebutuhan daerah dan tantangan global — bidang pertanian, kelautan, kesehatan, lingkungan, hingga pengelolaan Sumber Daya Alam. Semua ini harus ditopang kolaborasi, peningkatan kapasitas peneliti, serta kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.

Hasil penelitian tidak boleh berhenti pada publikasi, melainkan melahirkan inovasi, teknologi tepat guna, rekomendasi kebijakan, dan solusi nyata bagi masyarakat.

Tantangan Masa Depan Butuh Kerja Bersama

“Tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak cukup dijawab dengan rutinitas semata. Universitas harus meningkatkan kualitas lulusan, memperkuat budaya riset, memperluas inovasi, serta memperbesar kontribusi bagi masyarakat,” jelas Prof. Stefanus.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan bersatu mewujudkan Unsrat yang unggul. Rekam jejak, gagasan, dan realisasi program menjadi tolok ukur utama sejauh mana visi yang ditawarkan dapat dijalankan secara konsisten.

(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,666 kali

Baca Lainnya

Ditreskrimsus Polda Sulut Berharap IPR dari Pemda Sulut Segera Terbit

27 Oktober 2026 - 23:26 WITA

Walikota Andrei Angouw Buka Bimtek Pengelolaan Dana BOSP TK, SD, dan SMP se-Kota Manado

27 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Cegah Tawuran Antar Pelajar, Sekertaris Komisi IV DPRD Sulut Usulkan Grup Koordinasi Terintegras

27 Oktober 2026 - 16:58 WITA

Hendry Walukow : Pemprov Sulut Perlu Pola Baku Dalam Kerja Sama Media

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

Kapojos Apresiasi Pemberian Lahan Cuma cuma Oleh Stendy Rondonuwu Untuk Pembangunan

27 Oktober 2026 - 16:08 WITA

TKA 2026 di Sulawesi Utara Diikuti 28.915 Siswa, Pemprov Optimis Nilai Lebih Baik dari Tahun Lalu

27 Oktober 2026 - 09:35 WITA

Trending di Manado