Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sangihe · 7 Agu 2025 18:51 WITA ·

Perbaiki Jalan Kabupaten Warga Pulau Kahakitang Patungan


Perbaiki Jalan Kabupaten Warga Pulau Kahakitang Patungan Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Jalan lingkar pulau Kahakitang di Kecamatan Tatoareng kini rusak parah, untuk memperbaiki jalan tersebut warga patungan dan melaksanakan kerja bakti, Kamis (07/08/2025)

Pulau Kahakitang memilki tiga desa yakni desa Kahakitang, Dalako Bembanehe dan Taleko Batusaiki. Desa Kahakitang sendiri menjadi ibukota Kecamatan Kepulauan Tatoareng.

Sejak pemerintahan Bupati Hironimus Rompas Makagansa, jalan lingkar pulau ini tidak pernah tersentuh pembangunan, jangankan meneruskan program jalan lingkar yang masih belum menyentuh wilayah Desa Dalaoko Bembanehe, perbaikan maupun pemeliharaan jalan pun tak pernah ada.

Alhasil kini jalan lingkar pulau ini rusak parah dibeberapa bagian mengisahkan bebatuan dasar yang mengancam keselamatan pengguna jalan, bahkan tak sedikit warga menjadi korban jalan rusak ini.

Warga pun tidak mau diam, mereka bergerak untuk memperbaiki jalan Kabupaten dengan dana seadanya dan beberapa ruas jalan yang dianggap penting dan sering dilalui mereka perbaiki.

Patungan (Kongkong) warga bahu membahu mengumpulkan dana untuk membeli semen, sedangkan material berupa kerikil dan pasir warga secara mandiri mengangkut dan menyiapkannya.

Kebutuhan mendesak agar akses jalan bisa dilalui dengan aman, menjadi pendorong sehingga warga berupaya memperbaikinya.

“Daripada menunggu janji tak pasti, lebih baik kami memperbaiki jalan ini dengan sumber daya yang ada” ungkap warga.

Sungguh ironis memang, disaat negara sibuk membangun Ibukota baru (IKN) namun di pelosok negeri di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina ada infrastruktur yang menjadi tumpuan hidup malahan tidak mendapatkan secuil dana. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,029 kali

Baca Lainnya

Embo Tein, Penjaga Kepercayaan dari Lautan Sangihe: 28 Tahun Mengabdi Dengan Tulus di PT Teratai Murni Lines

2 Juli 2026 - 16:55 WITA

PDIP Sangihe Tegas Tolak Pilkada Dipilih DPRD

2 Juli 2026 - 16:52 WITA

Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030

30 Juni 2026 - 11:36 WITA

BPS dan Pemkab Sangihe Perkuat Sinergi, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dicanangkan

29 Juni 2026 - 18:50 WITA

Prof Frans Gruber Ijong : Dari Tahuna Menuju Panggung Akademik Dunia

27 Juni 2026 - 21:23 WITA

Camat Marore: Kapal Sanus Urat Nadi Kehidupan Warga Perbatasan

25 Juni 2026 - 19:22 WITA

Trending di Sangihe