Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 28 Feb 2026 23:16 WITA ·

Pemkot Manado Akan Terapkan Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional di Tahun 2026


Pemkot Manado Akan Terapkan Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional di Tahun 2026 Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado berencana menerapkan Program Percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) Nasional di tahun 2026, namun belum memastikan kapan waktunya. Program ini diinisiasi oleh Komite Percepatan Transformasi Digital Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penerapan digitalisasi bansos nasional sudah diterapkan di tiga kota di Indonesia, yaitu Surabaya, Malang, dan Mojokerto. Ketiga kota ini telah dijadikan pilot project digitalisasi perlindungan sosial secara nasional. Sedangkan di tahun ini akan mulai diterapkan di 40 kabupaten kota, termasuk di Kota Manado.

Program ini bertujuan memastikan bantuan sosial bagi masyarakat miskin benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan secara tepat sasaran, selain untuk mendukung program efesinsi anggaran.

“Sebagai salah satu dari 40 daerah yang terpilih secara nasional, tentu saja kita perlu bekerja bersama-sama untuk mewujudkan digitalisasi bansos,” kata Wakil Wali Kota Manado Ricard Sualang usai menghadiri rakor strategis OPD di Ruang Rapat Wali Kota, Jumat (28/2), dikutib dari sumber resmi.

Richard Sualang menjelaskan digitalisasi bansos merupakan program nasional, yaitu proses perubahan pemberian bansos yang semula manual ke digital, maka dari itu pemerintah kini sedang melakukan penguatan dan kegiatan serta pertemuan-pertemuan, misalnya dengan OPD yang menjadi tulang punggung pelaksanaan program nasional tersebut.

Ketiga OPD yang nanti akan bekerja adalah Disdukcapil, Kominfo dan Dinsos. Ketiga OPD ini nantik akan menjadi tulang punggung penyelenggara misalnya ketika memastikan NIK penerima bansos, harus benar-benar valid dan tunggal, khususnya dalam pengajuan Program Keluarga Harapan, tambah Ricard Sualang.(Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,228 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua Komisi IV DPRD Sulut Vonny Paat: Pelaksanaan SPMB 2026/2027 Dikda Sulut Berjalan Sesuai Aturan, Yang Belum Diterima Cari Solusi, Kepala BPMP Semua Siswa Harus Sekolah

27 Juni 2026 - 23:43 WITA

Umat Katholik Paroki Bunda Hati Kudus Kairagi Siapkan Perayaan Pesta Pelindung Paroki Dan HUT Ke-7 Tahun

27 Juni 2026 - 21:29 WITA

Polda Sulut Terus Pantau SPBU Terkait Pengunaan Barkot dan Antrean Panjang Truk Yang Menyebabkan Kemacetan

27 Juni 2026 - 18:44 WITA

Delapan Kapolres Di Lingkungan Polda Sulut Berganti

26 Juni 2026 - 23:27 WITA

PSI Gelar Rakorwilsus, James Karinda dan Sejumlah Tokoh Politik Sulut Bergabung

26 Juni 2026 - 22:40 WITA

Sebanyak 336 Siswa Yang Lulus SNBP dan SNBT di Unsrat Manado Tidak Mendaftar Kembali Wakil Rektor 1 Prof Arthur Pinaria Tidak Mengetahui Penyebabnya

26 Juni 2026 - 16:37 WITA

Trending di Manado