Minsel Sulutnews.com —Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa selatan (Minsel) dan Forkopimda adakan press conference tentang penundaan pemilihan Hukum tua (Pilhut) tahun 2023 bertempat di Lantai Dua kantor Bupati, Rabu (22/02/2023).
Pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua serentak yang rencananya digelar untuk 125 desa di Kabupaten Minahasa Selatan rencana bakal digulir pada tahun 2023 tertunda, disebabkan karena beberapa hal dan rencana akan di selenggarakan pada tahun 2024 mendatang.
Hal ini disampaikan langsung Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH, lewat press conference bersama Forkopimda dan insan Pers Minsel.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Franky Donny Wongkar mengumumkan bahwa pemilihan kepala desa akan diadakan sesudah Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Pilkada tahun 2024.
“Pemerintah kabupaten Minahasa Selatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memutuskan dalam rapat tanggal 3 Februari lalu, bahwa pemerintah kabupaten Minahasa Selatan sepakat mengambil opsi yang kedua lewat edaran menteri dalam negeri (Mendagri) Nomor 100.5.5/224/SJ tanggal 14 Januari 2023,”Ucap Bupati.
Untuk itu Pemerintah kabupaten Minahasa Selatan mengambil opsi yang kedua lewat edaran menteri dalam negeri (MENDAGRI) bahwa pemilihan kepala desa akan di selenggarakan tahun 2024 setelah pemilihan umum,” jelas Wongkar.
Selain itu ditambahkan Bupati FDW salah pertimbangannya adalah demi kondusif daerah.”
“Kondusifitas Pilhut menjadi pertimbangan pemerintah karna waktu pemilihan berdekatan dengan pilcaleg dan pilkada”ucap Bupati
Sementara itu pemilihan kepala desa ini akan diselenggarakan jika sudah ada persetujuan Gubernur Sulawesi Utara dengan tembusan Menteri Dalam Negeri.
“Komitmen pemerintah dalam pemilihan Hukumtua jelas ada karna sebelumnya telah tertata dalam APBD 2023 jadi otomatis pemerintah Minahasa Selatan mendukung sepenuhnya hanya saja ada pertimbangan yang harus di ikuti”Ujar Bupati FDW
Bupati juga mengharapkan Jangan ada pihak-pihak yang sengaja memainkan isu ini, untuk melakukan provokasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Hadir pula dalam konferensi pers ini seluruh jajaran Forkopimda kabupaten Minahasa Selatan, Pejabat SKPD Pemkab Minsel dan puluhan wartawan pos Pemkab Minahasa Selatan. (Sel)





