Manado, Sulutnews.com – Pemerhati Pendidikan yang juga Sekjen Aliansi Guru Indonesia Sulut (AGIS) Ferry Sangian S Sos MAP minta agar, pemerintah pusat alihkan dana Makan Bergisi Gratis (MBG) yang sebagian dihentikan oprasional untuk Uang Kuliah Tungal ( UKT) di Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) agar meringankan siswa siswa yang sudah lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP) di PTN 2026.
Hal tersebut dikatakan Ferry Sangian kepada wartawan Sulutnews.com Sabtu (18/4) di Manado menangapi lulusnya 985 lebih Siswa SMA dan SMK lewat SNBP di PTN 2026.
Data yang ada 985 Siswa SMA dan SMK di Sulut lulus SNBP dibeberapa PTN di Sulut dan beberapa diluar PTN diluar Sulut . Di Sulut ada Unsrat, Unima dan Politeknik Negeri Manado. Sementara di UI, UGM, Unhas, Unud, Unair dan Unibrau serta PTN lainnya.
Menurutnya dengan lulus SNBP dibeberapa PTN itu sangat baik. Namun untuk melanjutkan itu tidak semua orang tua siswa mampu membayar Uang Kuliah Tungal ( UKT) yang termasuk masih tinggi. Dengan situasi ekonomi masyarakat saat ini yang belum begitu baik.” Maka solusi terbaik kurangi UKT di PTN baik di Sulut dan semua PTN atau gratis dengan dialihkan dana MBG di PTN” ujar Sangian
Dia minta enam Anggota DPR- RI asal Sulut bisa bersuara baik yang ada di Komisi X bidang Pendidikan dan Komisi XI Bidang Angaran bahkan yang duduk di Badan Angaran DPR- RI” Ini perlu dicarikan solusi. Dan angota DPR- RI asal Sulut bisa konsuntali dengan Kementrian terkait agar UKT diturunkan kalau perlu gratis dengan alihkan dana MBG” tambah Ferry yang juga Mantan Eselon II Pemda Sulut.
Generai Emas
Ferry mengkuatirkan ada siswa yang sudah lulus SNBP di PTN nanun karena kendala UKT lantas mundur. Ini menyedihkan sampai terjadi demikian. Karena siswa saat ini lulusan SMA dan SMK itu merupakan Generasi Emas karena usia 18 hinga 19 itu usia yang pada tahun Emas 2045 sangat produktif kalau mereka berkualitas dan lulus sarjana.
” Tapi kalau ditahun 2026 tidak lanjut kuliah karena kendala UKT. Ini ini masalah besar yang harus dicari solusinya” ujar Sangian.
Masalah UKT tentunya bukan hanya di PTN di Sulut tetap diseluruh PTN di Indonesia. Memang ada Program Indonesia Pintar ( KIP) bagi yang tidak mampu. Itu cukup baik tetapi tetap masih ada yang harus dibayar dan memang yang miskin sekali atau ekstrim.

Foto – Prof Ir Arthur Pinaria MP. Ph.d Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsrat Manado
Unsrat Tidak Ada Pengurangan UKT
Sementara itu Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsrat Manado Prof Ir Arthur Pinaria MP. Ph.d ketika dikonfirmasi Wartawan Sulutnews.com Jumat (17/4) lewat telepon mengatakan masiswa baru di Unsrat tidak ada pengurangan UKT. Ini sesuai aturan.
Dan untuk KIP kuliah itu mendaftar saat yang bersangkutan masih siswa “‘Jadi aturan KIP begitu juga” ujarnya.
Kepsek Minta Jangan Mundur
Sementara itu sejumlah Kepsek minta agar siswa siswa yang sudah lulus SNBP di PTN jangan mundur. Harus tetap kuliah. Karena bila mundur maka siswa yang mundur dapat sangsi tidak bisa masuk PTN baik lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( SNBT) dan jalur Tes Mandiri seperti T2 di Unsrat da di PTN lainnya. Yang bisa masuk Perguruan Tingi Swsta ( PTS).
” Memang UKT itu menjadi kendala tetapi untuk SMA Negeri 1 Manado menurut Kepsek Jemmy James Jermias S.Pd sudsh himbau kepada siswa dan urang tua jauh sebelum mendaftar SNBT bagi siswa Eligible” ujar Kepsek Jermias kepada Sulutnews.com Jumat (17/4) .Sekolanya ada 87 Siswa lulus SNBP termasuk di Unsrat ada 54 dan UI 3 siswa serta Unud, Unhas dan Unima serta kampus lainnya. Terbanyak di Sulut yang lulus SNBP 2026.
Hal lain juga dikatakan Kepsek SMA Negeri 9 Binsus Manado Hendra Masie S.Pd.MM. Kepada 78 Siswa yang lulus SNBP Kepsek sudah ingatkan jangan mundur kalau sudah lulus SNBP.” UKT memang sering.jadi kendala. Tetapi orang tua sudah diingatkan sejak awal bila anak lulus PTN lewat SNBP harus terimah jangan mundur rugi siswanya.
Untuk SMA Kristen Eben Haezar Manado menurut Kepsek Ketty Lengkong S.Sos.M.Pd secara terpisah lewat telepon baru baru ini mengatakan, sebagai pimpinan tentunya yang pertama bersyukur kepada Tuhan dan banga ada 31 siswa lulus SNBP termasul 13 di UI dan Unsrat serta PTN lain.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias S.Pd
Dan sejak pendaftaran sudah diwanti wanti, bahwa pilihlah Universitas sesuai dengan bakat dan talenta, sungguh sungguh kemauan pribadi siswa bukan orang tua, namun tentunya tetap dikomunikasikan,dengan orang tua.
” Bagi yang sudah lulus SNBP wajib ambil jangan mundur” kata Kepsek Lengkong. Bahkan 13 Siswa yang lulus UI ini kebangaan namun harus diambil karena tidak mudag masuk UI PTN top saat ini. ( Fanny)







