Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Minsel · 3 Feb 2023 23:15 WITA ·

Pembangunan Rumah Bagi Korban Abrasi Pantai Amurang Mulai Dikerjakan, Lahope : Ini Bentuk Perhatian OD-SK


Pembangunan Rumah Bagi Korban Abrasi Pantai Amurang Mulai Dikerjakan, Lahope : Ini Bentuk Perhatian OD-SK Perbesar

AMURANG, Sulutnews.com – Janji pemerintah pusat lewat kementrian PUPR yang akan menyediakan perumahan bagi warga korban bencana abrasi pantai Amurang, mulai direalisasikan, ini terbukti setelah pada Jumat (3/2/2023) dilakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan hunian tetap rumah khusus bagi korban bencana abrasi pamtai Amurang . Giat yang dilaksanakan langsung dilokasi relokasi di kelurahan Rumoong Kecamatan Amurang Barat tersebut diawali dengan laporan Kepala Balai Penyedia Perumahan Kementrian PUPR Wilayah Sulawesi Satu Ir Recky Lahope ST, MT yang mengatakan penanganan dilakukan secara kolaborasi keterpaduan program oleh tiga direktorat jendral yakni Dirjen SDA, Dirjen Cipta Karya dan Dirjen Perumahan.

” Pembangunan hunian tetap rumah khusus bagi korban bencana Abrasi Pantai Amurang adalah bentuk perhatian khusus dari Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw kepada masyarakat yang menjadi korban bencana,” kata lahope.

Dalam perencanaan pembangunan tidak hanya disiapkan Rumah Layak huni, tetapi juga akan disediakan berbagai fasilitas, seperri ruang terbuka hijau, sarana Air Bersih, Balai Pertemuan, penanganan sampah dan balai kesehatan bagi masyarakat penghuni perumahan.” Perintah tidak hanya menjamin ketersediaan perumahan layak hini, tetapi juga disiapkan fasilitas penunjang ,” jelas Lahope.

Lahope juga menjelaskan, mengingat masa kerja hanya sampai bulan Juni 2023 ini sudah selesai, maka untuk konstruksi bangunan rumah, akan menerapkan teknologi pola panel RISA (Rumah Instan Sehat Aman) yang juga diberlakukan secara nasional bagi penanggulangan rumah korban bencana secara cepat.”Untuk bahan bangunan tinggal dipasang sehingga pengerjaannya tidak memakan waktu yang lama,” ungkap Lahope.

Sementara itu terkait adanya realisasi pembangunan rumah bagi waega relokasi bencana abrasi pantai Amurang. Bupati Minsel Frangky Dony Wongkar, SH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Pusat melalui Kementeian PUPR dan semua pihak yang terlibat atas realisasi pembangunan rumah tempat tinggal bagi korban bencana.” Meski sempat teekendala status tanah, tetapi puji Tuhan semua bisa berjalan, sehingga rumah yang akan dibangun sangat layak dan sangat bagus untuk ditinggali oleh masyarakat,” kata Wongkar.

Terkait pembangunan rumah khusus hunian tetap bagi korban bencana, juga dirangkaikan dengan penanaman pohon untuk persiapan ruang terbuka hijau. Dan untuk total keseluruhan berjumlah 141 Unit, tetapi untuk tahap pertama baru akan dibangun 81 unit.(josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 548 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anabelle Angouw Bangga Kunjungi Kantor DPRD Sulut Bersama Ratusan Siswa MIS

13 Mei 2026 - 14:09 WITA

Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan Terintegrasi

12 Mei 2026 - 23:47 WITA

Tiga Program Strategis Tingkatkan Mutu Pendidikan Sulut, Menurut Kepala BPMP Sulut Febry Dien

12 Mei 2026 - 21:35 WITA

Komisi IV Apresiasi Kebijakan Gunernur YSK, Soal Pembatasan Media Sosial.Bagi Anak Sekolah

12 Mei 2026 - 21:12 WITA

Besok Pengurus PWI Sulut Dilantik, Gubernur dan Kapolda Berikan Dukungan

12 Mei 2026 - 10:00 WITA

Dari Musancab PDIP Kota Manado, Olly Dondokambey Seruhkan Kepada 1.881 Personil PDIP Sulut Untuk Kembali Rebut Kemenangan

11 Mei 2026 - 21:48 WITA

Trending di Manado