Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 28 Jul 2026 05:45 WITA ·

PDIP Sulut Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli. Stewen Kandouw : Kader Harus Berpolitik Beradab dan Tetap Solid Bersama Rakyat


PDIP Sulut Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli. Stewen Kandouw : Kader Harus Berpolitik Beradab dan Tetap Solid Bersama Rakyat Perbesar

MANADO,Sulutnewa.com – Peristiwa 27.Juli 1996 yang dikenal peristiwa KUDATULI (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli) diperingati PDI Perjiangan Sulawesi Utara. Pada acara yang dilaksanakan di kantor DPC Kota Manado, peringatan sejarah kelam sekaligus tonggak perjuangan demokrasi ini dihadiri oleh jajaran petinggi partai, pengurus DPD, DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, hingga para senior partai yang tetap solid dan bersemangat. Bendahara DPD Andrei Angow memgawali memipin Heningncipta untuk memgenang arwah para pejuang demokrasi yang kemudian diisi dengan triatikal peristiwa 27 Juli 96. Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPD PDIP Sulut Steven Kandouw mengenang kembali situasi politik tahun 1996 di mana pemerintah Orde Baru merasa terganggu dengan melesatnya ketokohan Megawati Soekarnoputri.Berbagai rekayasa politik dilakukan untuk mengamputasi kepemimpinan Megawati, salah satunya melalui Kongres Medan yang diintervensi oleh kekuatan militer dan pemerintah saat itu.

” Ini adalah proxy war antara pemerintah Orde Baru melawan Ibu Megawati. Suryadi saat itu bisa dibeli, dan kader-kader yang berbalik arah melawan Ibu Megawati akhirnya tercatat dalam sejarah. Ini jadi pelajaran berharga bagi kita untuk berpolitik secara beradab,” tegas Steven Kandouw.

Steven juga mengingatkan pesan mendalam dari DPP PDI Perjuangan agar para kader tidak mengorbankan nilai-nilai demokrasi dan peradaban hanya demi melampiaskan hasrat berkuasa.

“Bangsa ini dinilai beradab dari bagaimana kita berdemokrasi. Jangan karena takut kehilangan jabatan, kita mereduksi ideologi kita. Bagi kita yang memangku jabatan di legislatif maupun eksekutif, jadikan peristiwa ini sebagai bahan kontemplasi,” lanjutnya.

Steven Kandouw menekankan pentingnya kewaspadaan kader, sebab sejarah dan ancaman terhadap legalitas partai bisa saja terulang di masa depan. Kunci utama untuk menghadapinya adalah dengan menjaga soliditas, saling membantu, dan merawat semangat gotong royong.

“Kenapa kita banteng, bukan gajah? Karena banteng adalah lambang kolektivitas. Makan sama-sama, susah sama-sama, senang sama-sama, dan kalau ada serangan, kita lawan sama-sama!, kata mantan Wakil.Gubeenur Sulut ini.

Turut hadir dalam peringatan tersebut Wakil Ketua DPD PDIP Sulut Steven Kandouw, Wakil Ketua DPD sekaligus Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Silangen, Sp.B, KBD, Sekretaris DPD PDIP yang juga anggota DPRD Suput, Reza Rumambi, SE, Bendahara DPD sekaligus Wali Kota Manado Andrei Angouw, Ketua DPC PDIP Kota Manado sekaligus Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, serta Ketua DPRD Kota Manado Altje Dondokambey bersama jajaran Fraksi PDIP Sulut dan Kabupaten/Kota.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ibadah Sabat Gereja Advent Yerusalem Malendeng : Empat Tantangan Mendesak Mengancam Pembentukan Karakter Pemuda Zaman Now

25 Juli 2026 - 14:08 WITA

Kepala BPMP, Febry Dien : Kemendikdasmen Lakukan Seleksi Calon Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi, Enam Kepsek Bersaing

24 Juli 2026 - 14:16 WITA

Asisten II Jemmy Ringkuangan: Pemprov Sulut Terbuka untuk Investasi yang Bertanggung Jawab, Patuh Aturan, dan Ramah Lingkungan

23 Juli 2026 - 23:02 WITA

Dinas Pendidikan Kotamobagu dan Sejumlah Kepsek SMP Negeri Lakukan Studi Tiru di SMP Negeri 1 Manado

23 Juli 2026 - 23:02 WITA

Sekot Edwin Roring Mewakili Walikota Tomohon Buka Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Anak Berhadapan dengan Hukum

23 Juli 2026 - 21:33 WITA

HUT ke 18, Angelia Wenas Ajak Masyarakat Bangun Kebersamaan Untuk Boltim Yang Lebih Baik

23 Juli 2026 - 21:25 WITA

Trending di Manado