Menu

Mode Gelap
DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Manado · 21 Apr 2026 23:06 WITA ·

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Sejumlah Gedung Sekolah Pasca Revitalisasi di Manado dan Minahasa


Foto : Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed saat konferensi pers usai Resmikan Sejumlah Gedung Sekolah Pascarevitalisasi di Manado Perbesar

Foto : Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed saat konferensi pers usai Resmikan Sejumlah Gedung Sekolah Pascarevitalisasi di Manado

Manado,Sulutnews.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof.Dr.Abdul Mu’ti, berkenan meresmikan sejumlah gedung sekolah di Manado dan Minahasa pada kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Utara, 21 dan 22 April 2026.

Mendikdasmen Prof.Dr.Abdul Mu’ti, berkenan menandatangani prasasti secara simbolik lebih dari 150 gedung yang sudah direvitalisasi, selanjutnya melakukan gunting pita dan peninjauan ruang belajar sekolah yang didatanginya. Mendikdasmen Abdul Mu’ti didampingi oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Mayjen (Purn) Yulius Selvanus,SE dan pejabat Pemprof Sulut beserta Forkopimda Sulut.

Hadir juga sejumlah kepala daerah Wali Kota Bitung Hengky Honandar, Bupati Talaud Welly Titah,  Walikota Tomohon Carrol Senduk, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Wakil Wali Kota Manado dr Ricard Sualang bersama dan para pejabat kepala sekolah.

Mendikdasmen menjelaskan pada tahun 2026 Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan jatah program revitalisasi fisik gedung sekolah mencapai 248 unit ditambah pembangunan 1 gedung sekolah baru, dengan berusaha menciptakan sekolah ASRI serta layak dalam proses kegiatan belajar mengajar.

“Tahun ini Profinsi Sulawesi Utara mendapat jatah program revitalisasi fisik gedung mencapai 248 unit, terdiri atas 247 sekolah revitalisasi dan 1 unit sekolah baru,” kata Prof.Dr.Abdul Mu’ti saat memberikan sambutan pada acara peresmian gedung sekolah TK Negeri 10 Sindulang Manado pascarevitalisasi, Selasa (21/4).

Di bagian lain menteri juga menyampaikan data capaian revitalisasi nasional sejak tahun 2025, pemerintah telah membangun dan merevitalisasi sebanyak 16.167 gedung sekolah. Jumlah ini sebenarnya jauh di atas target awal yang 10.440. Namun tahun 2026 target kemudian ditambah menjadi 11.744 gedung sekolah menyasar gedung TK PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK.

Jumlah sekolah di Provinsi Sulawesi Utara yang mendapat program revitalisasi mencapai 248 unit, terdiri atas 247 sekolah revitalisasi dan 1 unit sekolah baru.

Selain revitalisasi, menteri juga menjelaskan tentang program distribusi Interactive Flat Panel (IFP) yaitu inisiatif kemendikdas untuk mendigitalkan pendidikan dengan memasang layar sentuh pintar (all-in-one) di sekolah-sekolah, dari PAUD hingga SMA untuk pemerataan pembelajaran interaktif, menggantikan papan tulis. Secara nasional telah dibagikan sebanyak 288.865 unit IFP di 38 provinsi.

“Tahun ini Profinsi Sulawesi mendapatkan jatah 3.760 unit dengan rincian PAUD 370, SD 2.203, SMP 733, SMA 226, SMK 144, dan SLB 38, khusus Kota Manado mendapatkan 506 unit atau 13,5.

Terkait program pendidikan dan sertifikasi guru, ia menjelaskan bahwa data guru di Sulawesi Utara yang belum tersertifikasi masih cukup besar. Program ASN P3K guru dari tahun 2021 hingga 2025 mencatat total kelulusan P3K tahun sebanyak 10.050 orang guru, P3K paruh waktu tahun 2024 sebanyak 2.078 orang, dan lulusan program guru P3K sekolah rakyat hanya 28 orang.

Pada tahun 2026, pemerintah mengalokasikan bantuan untuk guru yang belum memiliki gelar S1 sebesar Rp3 juta per semester untuk mengikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) atau program S1. “Setelah lulus, mereka dapat mengikuti PPG dan berpeluang mendapatkan tunjangan sertifikasi,” ucapnya.

Menteri juga menyampaikan tentang keinginan pemerintah agar revitalisasi fisik gedung sekolah di daerah terdampak bencana, dan di daerah 3T, dapat segera dilakukan pada tahun 2026, di sekolah yang rusak berat maupun pembangunan unit sekolah baru TK di desa-desa yang belum memiliki TK.

Demikian pula mengenai murid TK yang akan mendapat bantuan PIP sebesar Rp450.000 per tahun harus segera direalisasi. Pemerinta akan mealokasi dana secara nasional. “Kebijakan ini akan menyasar untuk 888.000 murid TK,” ujarnya.

Selain melakukan kunjungan kerja di Kota Manado, Menteri Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti juga dijadwalkan akan melakukan peninjauan sejumlah gedung sekolah di Kota Tomohon dan di Tondano Kabupaten Minahasa pada Rabu 22 April 2026.(Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Revitalisasi 16.167 Satuan Pendidikan Tahun 2025 Mendukung Program Astacita Presiden Prabowo Tingkatkan Mutu Pendidikan

21 April 2026 - 23:24 WITA

PTN Harus Umumkan Ke Publik Jumlah UKT di Setiap Fakultas Menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru

21 April 2026 - 20:41 WITA

Wakil Walikota Sendy Rumajar Rilis Token Pelaksanaan TKA Jenjang SD Se-Kota Tomohon

20 April 2026 - 23:40 WITA

Sejumlah Kepsek SMK Optimis Siswa Yang Ikut UKK Tahun 2026 Berkompeten

20 April 2026 - 23:25 WITA

Kadis Dikbud Manado Peter Assa : TKA Tingkat SD/MI Sederajat Penting Meningkatkan Mutu Pendidikan & Memotret Capaian Akademik Peserta Didik

20 April 2026 - 23:23 WITA

Langgar Keputusan Kongres, 3 Calon Ketua PWI Sulut Minta Ketum PWI Batalkan Hasil Konferensi Provinsi

20 April 2026 - 23:06 WITA

Trending di Manado