Menu

Mode Gelap
Walikota Tomohon Caroll Senduk Didampingi Sekot Edwin Roring Hadiri Dialog Publik “Masyarakat Bertanya Walikota Menjawab” Pelestarian Laut Dukung Peningkatan Pariwisata, Suzuki Indonesia Adakan Bersih-Bersih Pantai Bunaken Dengan Ratusan Pelajar Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang Kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe Terancam Jatuh Miskin

Bengkulu · 16 Jun 2024 21:45 WIB ·

LAM Jambi dan BMA Bengkulu Sepakat Dukung Gubernur Rohidin Buka Konektivitas Bengkulu-Bumi Melayu


 LAM Jambi dan BMA Bengkulu Sepakat Dukung Gubernur Rohidin Buka Konektivitas Bengkulu-Bumi Melayu Perbesar

Sulutnews.com, Bengkulu – Rencana strategis Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah untuk membuka konektivitas Bengkulu-Jambi atau Bumi Melayu, tepatnya yang bakal menghubungkan Kabupaten Lebong dan Kabupaten Merangin, mendapatkan dukungan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi bersama Badan Musyawarah Adat (BMA) Bengkulu.

Hal tersebut disampaikan Ketua LAM Jambi Perwakilan Khusus DKI Jakarta Zainal Abidin, usai Ramah Tamah dan ilahturahmi bersama LAM Jambi Perwakilan Khusus DKI Jakarta dengan Gubernur Bengkulu dan BMA Provinsi Bengkulu, serta Masyarakat Adat lainnya, di Balai Raya Semarak Bengkulu, Ahad (16/06).

“Jadi setelah ini ada MoU antara LAM Jambi dan BMA Bengkulu, terutama tentang hutan masyarakat adat yang disampaikan Gubernur Bengkulu tadi antara Lebong dan Merangin untuk membuka konektivitas,” ujar Zainal Abidin.

Diketahui dukungan LAM Jambi bersama BMA Bengkulu tersebut terkait izin prinsip pinjam pakai kawasan hutan yang akan menghubungkan Lebong dan Merangin, lantaran kawasan tersebut merupakan Taman Nasional Kerinci Seblat dan untuk mendapatkan izin ini harus mendapatkan rekomendasi dari UNESCO.

Untuk merealisasikan konektivitas ini, salah satu cara yaitu dengan menurunkan status hutan menjadi hutan masyarakat adat. Sehingga untuk mewujudkan ini, ketika LAM Jambi dan BMA Bengkulu mengusulkan hutan tersebut menjadi hutan kawasan adat.

“Sehingga nanti poros tersebut bisa terbangun dan bisa membangun ekonomi tapi kawasan itu tetap terjaga. Maka pada waktu saya MoU dengan Gubernur Jambi dan antara Bappeda Provinsi Bengkulu dan Jambi, harus ada dukungan secara lembaga adat,” jelas Gubernur Rohidin.

Sementara itu, studi kebudayaan LAM Jambi Perwakilan Khusus DKI Jakarta ke Provinsi Bengkulu dilaksanakan sejak 15 hingga 17 Juli 2024, dengan berbagai agenda. Di antaranya, kunjungan kebudayaan ke Kabupaten Bengkulu Tengah, Silaturahmi ke Pemprov Bengkulu dan BMA Provinsi Bengkulu sekaligus mengunjungi wisata sejarah Bengkulu serta kunjungan ke Pemda Kota Bengkulu. Tanto.G

Artikel ini telah dibaca 1,013 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kunjungan Rohidin di Festival Tabut Disambut Meriah Para Pengunjung dan Pelaku UMKM

12 July 2024 - 06:58 WIB

Kalapas Curup Ikuti kegiatan Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Semester I Tahun 2024

11 July 2024 - 22:16 WIB

Gubernur Beri Dukungan ASN Dapat Beasiswa S2 Kampus Pertambangan Terbaik No.1 Di Dunia

11 July 2024 - 18:33 WIB

Noval dan Amanda Pamitan Ke Gubernur Rohidin Siap Kibarkan Merah Putih di Istana Negara

11 July 2024 - 18:31 WIB

Job Fair SMK Bengkulu 2024: 43 Perusahaan Buka 1000 Lowongan Kerja

10 July 2024 - 20:41 WIB

Gubernur Bengkulu Tekankan Pentingnya Komitmen dalam Evaluasi SAKIP 2024

10 July 2024 - 20:35 WIB

Trending di Bengkulu