Minut,Sulutnews.com – Sekitar Rp 2 triliun angaran yang dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di sejumlah Kabupaten dan Kota di Sulut pada tahun ini.
Hal tersebut dikatakan Kepala Tata Usaha (KTU) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 15 Wilayah Sulut kepada wartawan Senin (17/4) di Kantornya di Minahasa Utara (Minut).
Menurut Wongkar, Rp 2 triliun itu sesuai usulan dan perhitungan dari sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten dan Kota yang ada. Misalkan untuk Kota Manado sekitar Rp 90 miliar. “Jadi cukup besar angaran yang dibutuhkan karena memang harus dibangun infrastruktur untuk kepentingan masyarakat” kata Wongkar.
BPJN terus bersinergi dan kerjasama dengan Pemda Sulut dan Kabupaten dan Kota untuk membangun infrastruktur di Sulut. “BPJN terus membangun daerah Sulut, ” kata Wongkar.
Menurutnya infrastruktur jalan dan jembatan terus menjadi perhatian BPJN. Kementrian PUPR terus menperhatikan Sulut. Dan kita bersyukur karena pak Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE sangat konsen dan memperhatikan infrastruktur jalan dan jembatan. Bahkan ada beberapa ruas jalan baru seperti Malendeng Di Kota Manado meuju Kuwil di Minahasa Utara dan juga beberapa jalan baru lainnya.
Bila terealisasi semua rencana pembangunan jalan dan jembatan termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud daerah perbatasan dan daerah lainnya maka akan membantu warga.” Jadi sangat penting pembangunan jalan dan jembatan” kata Wongkar.
Untuk yang rusak akan dipetbaiki sehinga tidak mengangu warga. Untuk daerah wisata terus dibangun jalan dan juga daerah Bolmong dan Minahasa Raya. Pokoknya semua yang diusulkan akan diperhatikan. Termasuk beberapa titik ruas jalan Manado Tomohon yang rusak mulai diperbaiki di Kota Manado juga dan Minahasa Utara. Timnya terus memantau dilapangan dengan tenaga ahli profesional.” Wongkar optimis Sulut akan maju kedepan bila infrastruktur terus kita bangun” katanya. (fanny)






