Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Internasional · 21 Jan 2024 14:28 WITA ·

KJRI Davao Komitmen Tunjang Pendidikan


KJRI Davao Komitmen Tunjang Pendidikan Perbesar

Davao, Sulutnews.com – Konsulat Jendera Republik Indonesia (KJRI) di Davao City Filipina, berkompeten untuk membantu pendidikan bagi warga keturunan Indonesia yang berada di Filipina Selatan.

Hal itu terbukti pada 28 & 29 Desember 2023 lalu, Tim dari KJRI Davao City yang dipimpin oleh KUAI KJRI Davao, Harya K. Sidharta, melakukan dua kegiatan peningkatan wawasan masyarakat keturunan Indonesia di Lainsasi, Provinsi Sarangani di Pulau Mindanao, Filipina Selatan.

Kegiatan itu meliputi Workshop Bahasa Indonesia di laksanakan oleh Pensosbud, bagi Masyarakat Keturunan Indonesia di Lainsasi dimana Pejabat PF Pensosbud, Umi Yanti F. Silalahi memaparkan sejarah, arti penting Bahasa Indonesia serta relevansinya untuk digunakan oleh diaspora Indonesia dalam bentuk workshop.

Hal itu bertujuan agar warga keturunan Indonesia bisa menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa untuk berkomunikasi, juga memperluas wawasan budaya, memperkenalkan kekayaan sastra, dan memperkukuh identitas serta hubungan antarbudaya bagi masyarakat keturunan Indonesia di Mindanao khususnya bagi para WNI yang berdomisili di Lainsasi.

Pada kesempatan itu, Yanti juga menyampaikan bahwa workshop tersebut bukan hanya tentang belajar Bahasa namun juga merupakan perjalanan penemuan kembali, menumbuhkan apresiasi mendalam terhadap nuansa dan keindahan yang tertanam dalam bahasa Indonesia.

“Ini adalah jalan bagi komunitas untuk mendapatkan kembali, menghormati, dan menghargai identitas mereka, menjalin ikatan yang lebih kuat dan memupuk kebanggaan budaya bersama” Kata Yanti.

Usai workshop tersebut Tim juga melaksanakan Sosialisasi Beasiswa Pendidikan yang disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah Indonesia Davao, Daulat Siregar. Ia mengatakan beasiswa tersebut bukan sekedar memberikan bantuan beasiswa pendidikan secara finansial saja tetapi juga sebagai katalis perubahan, pintu gerbang untuk membentuk masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda terutama kepada masyarakat keturunan Indonesia yang ada di Lainsasi.

“Dengan menciptakan kesadaran dan memfasilitasi akses terhadap beasiswa ini, Sekolah Indonesia Davao secara aktif mengasah potensi para siswa-siswinya untuk mengejar aspirasi pendidikan mereka” jelas Siregar.

Dijelaskan pula bahwa pemberian beasiswa merupakan komitmen KJRI Davao City terhadap inklusivitas dan memastikan bahwa tidak ada potensi anak yang terhalang oleh kendala keuangan, dalam rangka mewujudkan tujuan global education for all.

Selain itu PF Protkons Harya K. Sidharta, juga melakukan sosialisasi kekonsuleran bagi WNI di Lainsasi. Harya menekankan bahwa tugas utama Fungsi Konsuler adalah meningkatkan perlindungan dan pelayanan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Mindanao.

“Hal ini mencakup berbagai aspek kekonsuleran untuk mendukung keamanan dan perlindungan WNI di wilayah tersebut” ujar Harya.

Harya juga menyampaikan kepada masyarakat Indonesia yang berada di Mindanao, untuk tetap waspada terhadap situasi keamanan, khususnya di Mindanao Selatan. Harya menyoroti pentingnya menghindari tindakan-tindakan yang dapat mencelakakan diri sendiri dan memastikan tidak terlibat dalam masalah-masalah terkait terorisme.

Di kesempatan itu juga Harya K. Sidharta juga menyampaikan informasi terkait kegiatan Pemilu. Lainsasi akan menjadi salah satu dari 3 (tiga) Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Filipina Selatan, selain Davao City dan General Santos City. “Diharapkan agar pemilihan berjalan lancar, dan masyarakat diminta untuk aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi tersebut” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan KJRI Davao City tersebut berjalan dengan lancar dan interaktif dengan dihadiri oleh sekitar 200 orang WNI keturunan Indonesia di Lainsasi. (Andy Gansalangi/KJRI Davao City)

Artikel ini telah dibaca 1,163 kali

Baca Lainnya

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

TIDAK ADA MA’AF KAPOLRES ROTE NDAO AKBP MARDIONO TEGAS, TINDAK PENJUALAN BBM DI ATAS HARGA HET

18 Januari 2026 - 15:42 WITA

KAPOLRES ROTE NDAO AKBP MARDIONO TINDAK TEGAS, KABAG OPS TERJUN LANGSUNG CEK PENJUALAN BBM

18 Januari 2026 - 15:07 WITA

Polres Rote Ndao Cek Harga BBM di Pusat Kota, Tanggapi Keluhan Masyarakat

18 Januari 2026 - 12:59 WITA

TEGAS BUPATI PAULUS HENUK: BBM JANGAN JUAL DI ATAS HARGA HET, APARAT DIMINTA TINDAK HUKUM TEGAS

16 Januari 2026 - 13:39 WITA

DEMI MASYARAKAT ROTE NDAO, BUPATI PAULUS HENUK BERDISKUSI SOLUSI KELANGKAAN BBM

16 Januari 2026 - 13:21 WITA

Trending di Bali
error: Content is protected !!