Bitung, Sulutnews.com – Kerap mengalami kekerasan secara verbal, Gerry akhirnya melaporkan pelaku bully terhadap dirinya.
Kejadian ini berawal ketika dirinya melanjutkan pendidikan S2 di luar negeri yakni Amerika Serikat, Florida.
Semula masih wajar, namun ketika dirinya dinyatakan lulus dengan hasil terbaik, petaka ini pun dimulai.
Gerry mulai menerima kalimat kalimat tidak menyenangkan di wall akun media sosialnya.
Bahkan lebih buruk lagi ketika netizen seolah menyerangnya dengan kalimat tak wajar di kolom komentar medsos yang kerap membully dirinya.
Semakin tidak nyaman, aksi yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab itu terus berlanjut hingga merepost foto dan data pribadinya di medsos seolah telah terjadi sesuatu yang buruk terhadap Gerry.
Tidak hanya sampai disitu, bahkan sejumlah oknum berani mengatakan hal yang tak wajar kepada Gerry lewat whatsapp pribadinya.
Bahkan Gerry mengaku dirinya pernah dipanggil pihak kampus karena pihak kampus menerima email dari orangtuanya dan meminta data seluruh pengeluaran Gerry semasa kuliah.
” Itu satu hal yang sangat tidak etis, dan saya yakin itu bukan dari orang tua saya. Saya tau persis orang tua saya seperti apa. Ada orang yang hanya ingin supaya saya menjadi tidak nyaman berada disini(-AS).” Cetus Gerry. Senin(09/10/23).
Merasa sudah berlebihan, setibanya di Kota Bitung, Gerry pun langsung melaporkan ulah para pembully itu kepada pihak kepolisian setempat.
Ia mengaku ada salah satu oknum dokter yang kerap membully dirinya, dan itu akan dilaporkannya.
Atas peristiwa yang menimpa dirinya, Gerry berharap agar kita lebih dewasa menyikapi media sosial.
” dewasalah dalam berpikir dan bertindak.” Kata Gerry.
Gerry adalah salah satu mahasiswa lulusan terbaik university of South Florida AS, yang mendapat support langsung dari Kota Bitung melalui pemerintahan Maurits Mantiri dan Hengky Honandar, termasuk Sekda Rudi Theno dan Dinas Pendidikan.
Untuk itu, ia sangat berterima kasih, ” untuk pak wali, pak wakil, sekda, jajaran pemerintah, dan saya berharap kedepannnya programnya terus dilanjutkan. Ketika kita ada program lagi, anak muda berprestasi di bitung banyak, dan anak anak bitung pasti bisa”. tutup Gerry.
(Tzr)





