Menu

Mode Gelap
Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu Bagikan Telur Susu Bicuit Di Desa Kolobolon Presiden Jokowi Didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey Resmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolmong Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon

Bola & Sports · 18 Jul 2023 11:13 WIB ·

Karena Hal Ini Bert Polii Menderita Semalam


 Papan yang dimainkan dengan tema Perbesar

Papan yang dimainkan dengan tema "Squezze".(foto: Tangkapan Layar)

Michael G. Tumiwang/UKW6508

Manado,Sulutnews.com – Salah satu tema permainan dalam olahraga bridge yang paling digemari adalah tema “Squezze”. Karena hal ini, Bert Polii harus menderita semalam, saat latihan online di BBO, Senin (17/07).

Tema permainan “Squezze” dalam bridge adalah salah satu strategi yang digunakan untuk memaksa lawan mengorbankan kartu yang penting atau memberikan keuntungan kepada declarer dalam fase akhir permainan.

Squezze berfokus untuk menciptakan tekanan pada lawan sehingga mereka terpaksa memberikan keuntungan kepada anda.

“Dalam permainan bridge, Squezze dapat terjadi dalam beberapa bentuk, termasuk Simple Squezze dan Squezze yang kompleks. Dalam Simple Squezze, terdapat satu atau dua korban yang terjepit di antara dua tangan anda, sedangkan dalam Squezze yang kompleks, ada lebih banyak variabel yang perlu diperhitungkan,” ujar Bert Polii.

Ia mengatakan, dalam permainan bridge, Squezze adalah salah satu teknik yang menunjukkan keterampilan tingkat tinggi dalam menguasai permainan.

Terus berlatih dan meningkatkan pemahaman tentang bridge akan membantu anda mengembangkan kemampuan Squezze yang efektif.

Papan yang muncul dalam latihan BBO tadi malam.

Utara
S 82
H J652
D Q10932
C K5
Barat Timur
S QJ9 S AK742
H AKQ107 H 84
D AK D J86
C A73 C Q108
Selatan
S 1065
H 93
D 754
C J9642

Barat Utara Timur Selatan
Paul Silalahi Bert Polii Mulyadi J M Apin Nurhalim
Pass
2C Pass 2S Pass
4NT Pass 5H Pass
7S //

Bermain sistim standart, Paul Silalahi dan Mulyadi J dengan mudah bid 7S, dan M Apin Nurhalim memilih lead C4.

“Ini sebenarnya sudah killing lead tapi juga membantu declarer untuk menentukan line of play papan ini,” terang Bert.

Sementara menurut Mulyadi sebagai declarer, M Apin Nurhalim tidak mungkin lead dari CK sesuai kontrak yang ia capai.

Ia kemudian memilih main CA, lanjut cabut trump dua kali kemudian main DAK.

Ia kemudian main trump dimana tukang bridge sebagai utara masih mudah untuk discard diamond.

Tapi ketika declarer main trump kempat masih gampang,  namun saat trump kelima dimainkan maka mulailah penderitaan Bert Polii (Tukang bridge- red)

Seperti terlihat di lay out dibawah ini :
Utara
S
H J652
D Q
C K
Barat Timur
S S 7
H AKQ107 H 84
D D J
C 7 C Q10
Selatan
Tidak penting

Ketika decarer main S7 dan di dummy buang C7 maka disinilah awal penderitaan tukang bridge. Karena lead C4 maka berharap partner punya CQ dan tukang bridge buang CK. Declarer muncul CQ untuk buang H7. Tentu saja harus buang DQ dan declarer langsung klaim karena DJ buang H10.

Declarer merencanakan permainan ini dengan baik. Karena kalau squezze tidak jalan ia masih punya peluang heart terbagi 3-3 atau HJ doubleton. Bravo untuk Mulyadi yang tertawa gembira atas hasilnya diatas penderitaan tukang bridge.(*)

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 7,961 kali

Baca Lainnya

Penggunaan Dana UKW Fasilitas BUMN Sesuai Aturan, UKW Tetap Digelar Ditambah SJI

7 April 2024 - 22:30 WIB

Lanjutkan Tradisi Kebaikan, FIFGROUP Peduli Berbagi Takjil  Menjelang Akhir Bulan Suci Ramadan

7 April 2024 - 21:43 WIB

Kapolri Lepas Mudik Gratis Polri Presisi Sesuai Arahan Presiden

6 April 2024 - 23:53 WIB

Kapolri Pastikan Pemudik Terlayani dengan Baik Saat Tinjau Stasiun Pasar Senen

6 April 2024 - 23:41 WIB

Menkumham Lantik Irjen dan Kepala BPSDM Kemenkumham yang Baru

5 April 2024 - 21:13 WIB

Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat Menang dalam Ajang Corporate Secretary Champion 2024

5 April 2024 - 20:38 WIB

Trending di Bisnis