Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Advetorial · 29 Jan 2024 16:30 WITA ·

Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina


Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Cita-cita pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk melakukan ekspor ikan ke negara tetangga Filipina sudah berlangsung lama, dari Bupati ke Bupati namun belum juga terwujud.

Penjabat Bupati Rinny Silangen Tamuntuan (RST) sosok yang berhasil mewujudkan cita-cita tersebut, hal itu terbukti dengan dilakukannya launching perdana ekspor ikan tuna ke General Santos (Gensan) Filipina, Senin (29/01/2024).

Bertempat di pelabuhan Nusantara Tahuna, Bupati yang juga istri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Fransiscus Andi Silangen itu, mengangkat bendera ekspor disaksikan oleh Forkopimda Sangihe dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa upaya mengekspor ikan ke negara tetangga Filipina bukanlah hal mudah, melalui beberapa proses baik admistrasinya maupun kesiapan lainnya, namun karena kesungguhan hati dari para tim yang tergabung di Ekspor Sangihe, maka proses panjang itu pun dapat di lalui.

“Untuk mewujudkan cita-cita kita mengekspor ikan ke Filipina, tentunya melalui proses yang panjang, dengan segala pengorbanan dari semua pihak yang terlibat didalamnya, tim Ekspor Sangihe telah bekerja dengan luar biasa sehingga upaya itupun membuahkan hasil dan hari ini kita menjadi saksi sejarah bahwa kini Kabupaten Sangihe telah memulai Ekspor ke Filipina” ungkap Tamuntuan.

Tamuntuan mengatakan, dengan bukanya ekspor ikan ke negara Filipina, dapat dipastikan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sangihe, juga bagi para nelayan. Menurut Bupati berapa pentingnya ekspor ikan ke Filipina dimana negara tujuan ekspor memiliki daya beli yang tinggi dengan harga ikan lebih mahal, ditambah pula jarak ke negara tetangga tidak terlalu jauh, maka ekspor ikan ini sangat menguntungkan bagi Kabupaten Sangihe.

Selain itu, menurut Bupati dengan dibukanya jalur ekspor ikan ke Filipina, juga berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) “Artinya upaya untuk mendorong ekspor ikan ke Filipina dengan tujuan agar ada peningkatan ekonomi di kawasan perbatasan ini, selain itu, dampak dominonya sangat besar baik kepada masyarakat maupun ke Pemerintah Daerah” ungkap Tamuntuan.

Pada kesempatan itu juga, Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras untuk mewujudkan terjadinya ekspor ikan ke Filipina. “Atas nama pemerintah Daerah dan masyarakat, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari semua pihak yang terlibat daam kegiatan ekspor ikan ini, kita yakin apa yang kita kerjakan hari ini menjadi catatan sejarah penting dan itu terjadi karena kerjasama yang baik” tambah Bupati.

Menurut, Dumingg Sasebohe selaku pengusaha ekspor ikan, apa yang ia lakukan semata-mata untuk menunjang program pemerintah Daerah, selain itu berkat dukungan Bupati, usahanya makin terbuka, kini akan mengekspor ikan ke Filipina dan hal itu merupakan terobosan yang baik.

“Kami pengusaha selalu siap mendukung program Bupati, yang pasti ekspor perdana ini sebagai langkah maju untuk meningkatkan usaha kami” kata Duminggu.

Kata Liaison Officer (LO) Pemda Sangihe untuk Filipina, Heinrich Wolf, upaya menjalin kerjasama dengan pihak Filipina dalam hal ekspor ikan sudah sejak jaman pemerintahan Bupati Winsulangi Salindeho, hal itu pun bergulir sampai ke tangan Pj. Bupati saat ini.

“Memang cerita ekspor ikan ini sudah lama di upayakan, akan tetapi belum terwujud, kami sebagai LO, terus membangun komunikasi dengan pihak Filipina, terakhir tahun lalu kami bersama tim terbang langsung ke Davao City Filipina dan ke Gensan untuk melakukan komunikasi lebih teknis agar Kabupaten Sangihe bisa melakukan ekspor. Nah ditangan Bupati Tamuntuan upaya itu ia dukung pada akhirnya hari ini ekspor perdana itu terwujud” cerita Wolf.

Lebih lanjut ia menyampaikan, pada dasarnya pihak Filipina sudah lama menunggu kerjasama ekspor ikan, tetapi menjadi kendala adalah regulasi, namun kata Wolf hal itu menjadi mudah ketika semua yang punya kewenangan menyatu untuk mendukung program ekspor ini.

Letkol Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tahuna berujar pihaknya sangat mendukung program ekspor, keterlibatan Lanal Tahuna dalam tim Ekspor Sangihe sebagai bentuk TNI AL hadir di tengah masyarakat, bergandengan tangan dengan pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat.

“Kami sangat mendukung program ekspor ini, jadi Lanal Tahuna selalu siap ketika itu menyangkut kepentingan masyarakat” ungkap Danalal.

Hal yang sama di sampaikan oleh Kepala Stasiun Karantina Ikan (SKI) Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, Gery Lumiu bahwa, salah satu alasan pihaknya memberikan dukungan agar ekspor ikan ke Filipina bisa terwujud, mengingat melimpahnya sumber daya ikan di perairan Sangihe, disayangkan bila kekayaan laut itu tidak di berdayakan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kekayaan laut kita ini melimpah, salah satu upaya untuk memanfaatkannya adalah mendukung ekspor ikan ke Filipina, sehingga masyarakat nelayan kita memiliki peluang untuk meningkatkan perekonomiannya. Dari segi kewenangan kami selalu siap sedia membantu masyarakat maupun pemerintah Daerah” kata Lumiu.

Suasana bahagia terpancar di raut wajah Bupati, dimana ia tak menyangka apa yang di impikan selama ini akhirnya terwujud.

Dengan menggunakan KM nelayan 2016-5 tim yang berangkat ke Filipina mulai bertolak dari pelabuhan Tahuna di kawal oleh KRI Sangihe menuju keluar dari teluk Tahuna. (*/Advetorial)

Artikel ini telah dibaca 1,450 kali

Baca Lainnya

Siap-siap 12 Hari Internet dan Jaringan Telekomunikasi Terganggu

23 Juli 2026 - 19:11 WITA

Bupati Sangihe Buka Bimtek Pembelajaran Mendalam, Perkuat Peningkatan Mutu Pendidikan

22 Juli 2026 - 23:59 WITA

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir dan Longsor di Sangihe, Warga Diminta Mengungsi ke Lokasi Aman

22 Juli 2026 - 21:52 WITA

Kominfo Sangihe Imbau Admin Grup Facebook Tolak Postingan dari Akun Palsu dan Anonim

22 Juli 2026 - 10:20 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Kominfo Sangihe Petakan 43 Titik Blank Spot dan Low Signal, Masyarakat Diajak Aktif Laporkan Kondisi Jaringan

21 Juli 2026 - 08:23 WITA

Trending di Sangihe