Menu

Mode Gelap
Presiden Jokowi Didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey Resmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolmong Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon Tamuntuan Bawa Bantuan Bencana Ke Kampung Laine

Jabar · 7 Dec 2022 08:28 WIB ·

Kapolri Instruksikan Usut Tuntas Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar


 Kapolri Instruksikan Usut Tuntas Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Perbesar

Jabar,Sulutnews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung tempat kejadian perkara kejadian bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

Dalam tinjauannya, Sigit menegaskan bahwa telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri tersebut.

“Tentunya ini semua akan didalami. Sehingga kita minta kepada seluruh rekan-rekan, untuk bisa membantu kami dan tim agar bisa menuntaskan kejadian secara maksimal. Seluruh tim dan satgas sudah diperintahkan untuk bergerak,” kata Sigit di Mapolsek Astana Anyar, Rabu, 7 Desember 2022.

Menurut Sigit, hingga saat ini ada 11 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Terdiri dari sembilan anggota kepolisian dan satu masyarakat yang mengalami luka-luka serta satu personel polisi meninggal dunia.

“Saat ini kita terus melakukan pendalaman. Terkait proses olah TKP sedang berlangsung tentunya dari olah TKP kita akan melakukan proses pencarian terhadap kelompok yang terafiliasi dengan pelaku yang ada di TKP,” ujar Sigit.

Terkait pelaku, Sigit mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari dan Face Recognition terduga pelaku bom bunuh diri identitasnya adalah, Agus Sujatno alias Agus Muslim.

“Yang bersangkutan pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum empat tahun di bulan September atau Oktober 2021 lalu yang bersangkutan bebas,” ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menyatakan bahwa, terduga pelaku bom bunuh diri tersebut juga terafiliasi dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung, Jawa Barat.

“Saat ini tim terus bekerja menuntaskan peristiwa yang terjadi,” tutur Sigit.

Lebih dalam, kata Sigit, dari hasil penyelidikan sementara ditemukan adanya barang bukti bertuliskan penolakan terhadap pengesahan KUHP baru yang ditemukan dari barang bukti terduga pelaku.

“Kemudian Di TKP kita temukan ada belasan lembar kertas yang bertuliskan protes atau penolakan terhadap rancangan KUHP yang baru saja disahkan dimana didalamnya membahas masalah zinah dan sebagainya,” tutup Sigit. (**/ARP)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Dua Dari Tiga Difabel Lolos Tes Tingkat Akhir SIPSS Polri

25 February 2024 - 17:50 WIB

Kegiatan Barbar-Religi Polsek Pantai Baru: Berkisah Kepada Masyarakat Lewat Kata Renungan

25 February 2024 - 17:30 WIB

Polisi Amankan Pelaku dan BB 8000 Liter BBM Solar Bersubsidi di 2 Lokasi di Manado

24 February 2024 - 19:55 WIB

Begini Cara SSDM Polri Pulihkan Psikologi Anggota Operasi Damai Cartenz

24 February 2024 - 12:49 WIB

Personel TNI-Polri Amankan Agenda Kegiatan Presiden Jokowi di Sulut

23 February 2024 - 12:52 WIB

Polres Rote Ndao Jadwalkan Periksa Kepala Dinas P3AP2KB, Regina Kedoh

23 February 2024 - 08:41 WIB

Trending di Kepolisian