Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 3 Sep 2025 11:24 WITA ·

Kapolres Bitung Tunjukkan Humanisme, Aksi Damai Kelompok Pencari Keadilan Berjalan Lancar


Kapolres Bitung Tunjukkan Humanisme, Aksi Damai Kelompok Pencari Keadilan Berjalan Lancar Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Kalau biasanya aksi massa identik dengan ketegangan, kali ini berbeda.

Di Kota Bitung, aksi damai yang digelar Kelompok Pencari Keadilan justru berjalan adem ayem, penuh dengan nuansa humanis.

Rahasianya? Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H, turun tangan langsung memimpin pengamanan.

Aksi tersebut digelar di depan Gedung Pengadilan Negeri Bitung terkait permasalahan tanah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari.

Bukan sekadar hadir, Kapolres bahkan ikut mendampingi perwakilan massa saat diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Bitung, Dr. Johanis Dairo Malo SH, MH, bersama jajaran PJU Polres Bitung.

Hasilnya? Mediasi berjalan lancar. Kedua pihak sepakat, dan kesepakatan itu diumumkan secara terbuka oleh Hakim Juru Bicara PN Bitung, Ervan Avandi, S.H di hadapan massa.

Bukannya ricuh, peserta aksi justru menyambutnya dengan baik.

Kapolres Bitung pun tidak lupa memberikan apresiasi.

Terima kasih kepada peserta aksi damai yang sudah melaksanakan dengan tertib. Mari kita jaga Kota Bitung tetap aman kondusif agar perekonomian bisa berjalan lancar.

Masyarakat Kota Bitung adalah masyarakat yang majemuk, namun sangat cinta kedamaian ujarnya.

Pengamanan aksi melibatkan 52 personel Polres Bitung dan Polsek jajaran, dibantu personel Kodim serta Yonmarhanlan Bitung.

Hebatnya, seluruh personel diturunkan dengan pendekatan humanis, tanpa ada sedikit pun kesan menakut-nakuti massa.

Alhasil, aksi selesai dengan aman, tertib, dan massa membubarkan diri dengan kepala tegak.

Bisa jadi, ini contoh bagaimana sebuah aksi yang berpotensi hangat justru berubah menjadi ruang dialog yang sehat, asal aparat dan masyarakat sama-sama mengedepankan hati nurani.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,034 kali

Baca Lainnya

Bersama FKDM, Wartawan Bitung Meriahkan HUT RI ke-81

12 Agustus 2026 - 19:16 WITA

Terjun ke Lokasi, Polsek Ranowulu Bantu Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Batu Putih Bawah

11 Agustus 2026 - 17:29 WITA

KRI GOLOK-688 DUKUNG NAVAL BASE OPEN DAY (NBOD) 2026 DI KODAERAL VI MAKASSAR

10 Agustus 2026 - 22:09 WITA

8.363 Pelamar Hanya 663 Terpilih Mengikuti Program Magang di Kemenkum 

10 Agustus 2026 - 20:33 WITA

Sambut  HUT RI Ke-81, TK/PAUD se-Kota Bitung Meriahkan Lomba Gerak Jalan 

10 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Pemkot Bitung Pastikan Kinerja Kepala Lingkungan Rutin di Evaluasi 

8 Agustus 2026 - 19:01 WITA

Trending di Bitung