Manado, Sulutnews.com – Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara, Drs. Jahya Rondonuwu, M.Si., memastikan 409 SMA/SMK di Sulut siap 100 persen mengikuti pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang berlangsung mulai Senin, 26 Oktober hingga 8 November 2026. Ia optimistis seluruh rangkaian TKA berjalan lancar dan sukses.
Sekitar 67 SMA/SMK di Daerah 3T Berharap Listrik dan Internet Tidak Terganggu
Menurutnya, seluruh siswa yang telah terdaftar, sekitar 28.902 orang, dipastikan hadir karena TKA yang diselenggarakan Kemendikdasmen tersebut penting bagi peserta didik.
“Ya, sudah siap 100 persen dan saya optimistis semua pelaksanaan TKA lancar. Kita juga berharap nilai TKA tahun ini tinggi,” kata Kadis Jahya Rondonuwu kepada wartawan Sulutnews.com, Minggu (25/10/2026), melalui sambungan telepon di Manado.
Rondonuwu menambahkan, satu hari menjelang pelaksanaan TKA, pihaknya telah menerima laporan bahwa seluruh sekolah siap 100 persen dan siswa dipastikan hadir semua.
“Kami memberikan apresiasi atas kesiapan satuan pendidikan sejak lama untuk mengikuti TKA,” ujarnya.
Terkait hasil, ia berharap nilai TKA tahun ini lebih tinggi karena persiapan yang telah dilakukan sejak lama. Pada hari pertama gelombang pertama TKA di Sulut, Senin (26/10/2026), rencananya akan dihadiri Kepala BPMP perwakilan Sulut, Febry Dien, ST., Inf.Tech., bersama Kadis Dikda dan DPRD Sulut serta instansi terkait di SMA Negeri 7 Manado. Pemantauan di Cabang Dinas dilakukan secara daring melalui internet.

Foto – Kepala BPMP Sulut Febry Dien ST.Inf.Tech ( MAN)
MKKS SMA dan SMK Optimistis
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, Jemmy Jermias, S.Pd., mengatakan seluruh SMA di Sulut, sekitar 223 sekolah, sudah siap. Penandatanganan pakta integritas telah dilakukan sejak Juni 2026 pada acara MKKS SMA di Pendopo Kantor Bupati di Tahuna, Kabupaten Sangihe. Selain itu, telah dilaksanakan latihan soal, bimbingan belajar, dan tryout sehingga ia optimistis nilai tahun ini akan baik.
“Kami juga telah mendorong hal ini dalam pertemuan MKKS SMA di Tompaso, Minahasa, pada September 2026 terkait TKA,” kata Jermias, yang juga Kepala SMA Negeri 1 Manado. Untuk sekolahnya, sebanyak 686 siswa kelas XII dinyatakan siap. “Tidak ada masalah dengan sekolah kami,” ujarnya.

Foto – Ketua MKKS – SMA se- Sulut Jemmy James Jermias S.Pd.
Sementara itu, Herni Onibala, S.Pd., M.Si., Sekretaris MKKS SMK se-Sulut yang baru terpilih sebagai Ketua MKKS SMK namun belum dilantik, juga optimistis seluruh SMK negeri dan swasta akan mengikuti TKA. “Ya, pasti lancar,” kata Herni, yang juga Kepala SMK Negeri Pembangunan Pertanian, Minggu (25/10/2026). Jumlah SMK negeri dan swasta di Sulut mencapai 186 sekolah.
67 SMA/SMK di Daerah 3T
Sebanyak 67 SMA dan SMK negeri dan swasta di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) di tiga kabupaten kepulauan, yakni Kabupaten Kepulauan Talaud, Sangihe, dan Sitaro, optimistis pelaksanaan TKA berjalan lancar. Namun, mereka berharap PT PLN dan PT Telkom tidak mengalami pemadaman listrik serta gangguan internet. Ke-67 sekolah tersebut terdiri dari 29 sekolah di Kabupaten Talaud, 27 di Kabupaten Sangihe, dan 11 di Kabupaten Sitaro.

Foto – Kacabdin Dikda Sulut di Kabupaten Talaud Merry Supit S Pd.M Pd
“29 sekolah di daerah 3T Kabupaten Talaud sudah siap mengikuti TKA,” kata Kepala Cabang Dinas Dikda Talaud, Merry Supit, S.Th., M.Si., kepada Sulutnews.com, Minggu (25/10/2026).
Hal senada disampaikan Kepala Cabang Dinas Dikda Sangihe, Jusran Gahansa, S.Pd. Menurutnya, 27 SMA dan SMK siap mengikuti TKA, dengan catatan listrik tidak padam dan internet berjalan baik.

Foto – Kacabdin Di Tahuna Jusran Gahansa S.Pd
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Dikda Sitaro, Drs. Elfis Matantu, M.Si., menyebut ada 10 SMA dan SMK di wilayahnya yang siap 100 persen. “Semua 10 sekolah sudah siap,” katanya, seraya berharap PLN tidak memadamkan listrik dan internet lancar.
Ketiga Kacabdin Dikda menambahkan, pihak sekolah juga harus menyiapkan genset, khususnya bagi beberapa sekolah yang berada di pulau-pulau.
“Kami optimistis meraih nilai yang baik karena persiapan sudah lama,” kata Merry Supit, Jusran, dan Elfis. Mereka optimistis TKA lancar dan sukses meski dilaksanakan di daerah 3T. (Fanny)






