Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Advetorial · 8 Des 2025 23:22 WITA ·

Harmoni Lintas Agama Warnai Natal Oikumene Sangihe 2025


Harmoni Lintas Agama Warnai Natal Oikumene Sangihe 2025 Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2025 berlangsung penuh sukacita di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Senin (8/12/2025)

Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Sinode GMIST, Pdt. Welman Boba. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya hidup dalam kasih dan persaudaraan di tengah keberagaman.

“Natal mengajarkan kita untuk saling mengasihi tanpa membedakan latar belakang, suku, dan agama. Damai sejahtera Kristus harus nyata dalam kehidupan bermasyarakat,” tutur Pdt. Welman Boba.

Berbagai denominasi tampak memadati lokasi perayaan. Suasana semakin semarak dengan berbagai pentas seni lintas agama, mulai dari musik bambu Bethesda Sesiwung, choir Gereja Advent dan Katolik, hingga hadra dari Kelurahan Tidore dan Lembaga Seni Kebudayaan Islam Santiago.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dalam sambutannya menyebut Natal Oikumene sebagai simbol kuat persaudaraan dan persatuan.

“Ini bukti nyata bahwa masyarakat Sangihe mampu merawat kerukunan dalam keberagaman. Natal Oikumene bukan hanya perayaan iman, tetapi juga perayaan persaudaraan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi.

“Pemerintah hadir untuk semua golongan. Kita ingin Sangihe terus menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera karena dibangun di atas semangat saling menghargai,” tambah Thungari.

Bupati turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Natal sebagai penguat persatuan. “Perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Justru dari perbedaan kita belajar untuk saling melengkapi,” tegasnya.

Perayaan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bagi kelompok usaha, pertanian, pandai besi, serta rumah ibadah yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai bentuk nyata perhatian kepada masyarakat. (Advetorial)

Artikel ini telah dibaca 941 kali

Baca Lainnya

Persiapan Dini: 18 SMA dan 9 SMK Di Kabupaten Sangihe Gelar Pengayaan Dan Bimbel Demi Peningkatan Nilai TKA Tahun 2026

1 September 2026 - 23:15 WITA

Sepekan Wilayah Tatoareng Alami Blank Spot Jaringan Telekomunikasi

31 Agustus 2026 - 23:22 WITA

Rapat Pansus DPRD Sulut Bahas Ranperda Tentang Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan

31 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Tim Sensus Ekonomi Nasional Kecamatan Tatoareng Sukses Tuntaskan Pendataan di Tengah Tantangan Wilayah Kepulauan

31 Agustus 2026 - 10:21 WITA

DPC Partai Demokrat Sangihe Gaungkan “Gerakan Langit Biru AHY”. Ronald Sampel : Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Investasi Masa Depan

29 Agustus 2026 - 08:58 WITA

Burung Sempiri Endemik Sangihe Kini Berada dalam Kondisi Genting

25 Agustus 2026 - 12:16 WITA

Trending di Sangihe