Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Advetorial · 8 Des 2025 23:22 WITA ·

Harmoni Lintas Agama Warnai Natal Oikumene Sangihe 2025


Harmoni Lintas Agama Warnai Natal Oikumene Sangihe 2025 Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2025 berlangsung penuh sukacita di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Senin (8/12/2025)

Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Sinode GMIST, Pdt. Welman Boba. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya hidup dalam kasih dan persaudaraan di tengah keberagaman.

“Natal mengajarkan kita untuk saling mengasihi tanpa membedakan latar belakang, suku, dan agama. Damai sejahtera Kristus harus nyata dalam kehidupan bermasyarakat,” tutur Pdt. Welman Boba.

Berbagai denominasi tampak memadati lokasi perayaan. Suasana semakin semarak dengan berbagai pentas seni lintas agama, mulai dari musik bambu Bethesda Sesiwung, choir Gereja Advent dan Katolik, hingga hadra dari Kelurahan Tidore dan Lembaga Seni Kebudayaan Islam Santiago.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dalam sambutannya menyebut Natal Oikumene sebagai simbol kuat persaudaraan dan persatuan.

“Ini bukti nyata bahwa masyarakat Sangihe mampu merawat kerukunan dalam keberagaman. Natal Oikumene bukan hanya perayaan iman, tetapi juga perayaan persaudaraan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi.

“Pemerintah hadir untuk semua golongan. Kita ingin Sangihe terus menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera karena dibangun di atas semangat saling menghargai,” tambah Thungari.

Bupati turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Natal sebagai penguat persatuan. “Perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Justru dari perbedaan kita belajar untuk saling melengkapi,” tegasnya.

Perayaan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bagi kelompok usaha, pertanian, pandai besi, serta rumah ibadah yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai bentuk nyata perhatian kepada masyarakat. (Advetorial)

Artikel ini telah dibaca 931 kali

Baca Lainnya

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Bantuan CSR Pemprov NTT Dorong Pembangunan Gedung Ibadah di Rote Ndao

19 Januari 2026 - 12:56 WITA

Tidak Mau Masyarakat NTT Susah Usman Husen Bersuara Nyaring Demi Ekonomi NTT lewat Anakan Kopi

16 Januari 2026 - 07:16 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Desak Pembebasan Kawasan Hutan untuk Petani NTT Dalam RDP Komisi IV DPR RI

16 Januari 2026 - 07:05 WITA

“Mengaku dirinya Tim 9 Bupati Tapi Tidak Paham” Jodian Suki Mengeluarkan Stekmen Mengadu Domba

16 Januari 2026 - 06:23 WITA

Pernyataan Ancaman “Gebuking di Facebook” dari Jodian Suki Terbukti, Sorotan Publik bagi Dunia Pers

15 Januari 2026 - 11:51 WITA

Trending di Aceh
error: Content is protected !!