MANADO, Sulutnews.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Muda Pembaru (Gempar) Indonesia Sulawesi Utara David Herson mengatakan, Momentum peringatan hari buruh 1 Mei 2023 kiranya akan terus menjadi sejarah bagi perjuangan kaum buruh. Untuk itu apa yang sudah diraih dari hasil peejuangan agar dapat diisi dengan melakukan hal positif yang bermanfaat.
“Hari buruh yang kita peringati diraih dengan cucuran darah dan keringat bahkan tangisan atas gelora perjuangan, dan ini akan semakin bermakna ketika, kita yang adalah kaum buruh memaknainya dengan terus berjuang atas hak buruh yang masih terus dikikis oleh kepentingan kekuasaan,” ungkap David Herson
Interpreniur muda yang selalu terbeban ketika melihat kemalasan, berharap momentum peringatan “May Day” menjadi penyemangat agar api perjuangan kaum buruh terutama generasi muda akan terus menyala membakar sekat-sekat pemisah yang didirikan untuk membatasi ruang gerak kebebasan,” Kita tidak boleh diam mari terus bergerak,” tegas David Herson.
David Herson juga mengatakan eksistensi GEMPAR merupakan organisasi kaum milenial kristen yang menjadi tempat bernaung untuk konsisten mensosialisasikan dan merawat Pancasila dengan terus mengampanyekan dan mendorong terimplementasinya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.” Demokrasi Pancasila itu tidak mengenal tirani minoritas maupun tirani mayoritas, yang ada adalah keadaban yang dasarnya Ketuhanan Yang Maha Esa, maka nalar demokrasi yang dibangun dari keadaban Pancasila adalah bagaimana demokrasi itu menjunjung martabat manusia,” ungkap David Herson dalam memaknai perinhatan hari Buruh.(josh tinungki)





