MANADO,Sulutnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara Rabu (10/7/2024) menggelar media gathering. Pada giat yang dilaksanakan di salah satu rumah kopi di Kota Manado tersebut mengulas pentingnya peranan media dalam membantu sukses pelaksanaan tahapan pilkada itu, menghadirkan nara sumber, Anggota DKPP RI, Muhammad Tio Aliasya, Ketua Bawaslu, DR.Ardiles Mewoh, dan Dekan Fisip Unsrat, DR.Ferry Liando. Saat membuka kegiatan, Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan mengatakan saat ini pelaksanaan tahapan Pilkada serentak sementara proses coklit yang dari pantauan berjalan baik meski ada beberapa hambatan yang terjadi.
” Tahapan coklit telah dievaluasi bersama KPU Kab/Kota serta PPK dan PPS meski berjalan dengan baik namun terdapat beberapa kendala yang dihadapi, namun ini bisa diatasi dan proses pemutakhiran data ini masih terus berlangsung,”jelas Poluan.
Sementara itu, Muhammad Tio Aliyansha mengapresiasi penyelenggara baik KPU dan Bawaslu Sulut dalam jalannya pemilu 2024. Dia berharap pada pelaksanaan Pilkada, pihak penyelenggara juga bekerja profesional dan berintegritas.”Tidak hanya komisioner dan badan adhoc, jajaran sekretariat juga harus menaati kode etik dalam penyelenggaraan Pilkada,” kata Tio Aliyansha
Ketua Bawaslu Sulut, Ardiles Mewoh saat menyampaikan materinya memaparkan beberapa hal terkait pemutakhiran data pemilih dan mengingatkan jajaran KPU, tidak hanya mengejar realisasi capaian coklit tapi juga kualitas hasil coklit tersebut.”Ada 154 saran perbaikan dari pengawas pemilu ditujukan kepada KPU Kabupaten/Kota serta jajaran di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan, dan ini perlu mendapatkan perhatian,” ungkap Mewoh.
Juga Dekan FISIP Unsrat, Dr Ferry Liando, mengatakan daftar pemilih juga berkaitan dengan pengadaan logistik. Secara garis besar, dia menekankan ada tiga hal penting yang menjadi alasan data pemilih ini harus diseriusi.”Pertama berkaitan dengan hak politik warga negara. Kedua legitimasi, dimana partisipasi pemilih akan naik berangkat dari daftar pemilih. Ketiga dalam rangka mencegah politisasi terhadap penyusunan daftar pemilih, dimana salah satu objek yang sering disengketakan terkait hasil Pemilu dan Pilkada adalah daftar pemilih,” jelas Liando
Komisioner KPU Sulut, Lanny Ointu yang nenjadi penggagas kegiatan sekaligus moderator dalam kegiatan tersebut mengingatkan agar Media mengambil peranan yang penting untuk memberikan masukan dan informasi terkait tahapan coklit dan pemutakhiran daftar pemilih.
Tandasnya Coklit di Sulut sudah 99 Persen.” Masih ada cukup.waktu bagi kami melalukan evaluasi dan perbaikan mislanya ada yang tidak dilokasinsaat coklit. Itu kami tandasi,”tandasnya.
Sukses kegiatan yang melibatkan sekitar 100 pekerja pers di Sulut ini juga menjadi catatan sukses KPU Sulut dalam melaksanakan tahapan Coklit jelang Pilkada serentak 27 November 2024.(josh tinungki)





