Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sangihe · 16 Apr 2026 17:03 WITA ·

Dorong Akses Permodalan, Sangihe Ambil Peran dalam Sosialisasi POJK 19/2025 di Manado


Dorong Akses Permodalan, Sangihe Ambil Peran dalam Sosialisasi POJK 19/2025 di Manado Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali mendapat perhatian serius. Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menghadiri kegiatan sosialisasi regulasi terbaru terkait kemudahan akses pembiayaan UMKM, yang digelar di Lumansa Hotel, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini mengangkat tema besar tentang peran lembaga jasa keuangan dalam mendorong ekonomi daerah melalui implementasi POJK Nomor 19 Tahun 2025. Sejumlah perwakilan pemerintah daerah se-Sulawesi Utara turut hadir, menandakan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan.

Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari perkembangan UMKM di Sulawesi Utara, implementasi kebijakan kemudahan kredit, hingga pengenalan sistem credit scoring dan inovasinya dalam mendukung penyaluran pembiayaan yang lebih tepat sasaran.

Tendris Bulahari menegaskan bahwa keberadaan UMKM menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Ia menilai, kebijakan yang mempermudah akses pembiayaan akan membuka ruang lebih luas bagi pelaku usaha untuk berkembang.

“UMKM adalah salah satu kunci penggerak ekonomi daerah. Dengan adanya kemudahan akses pembiayaan, lembaga perbankan dan lembaga keuangan non-bank diharapkan aktif mendukung pelaku usaha yang ingin berkembang melalui kredit yang terukur,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dalam sosialisasi tersebut juga dibahas skema kredit yang lebih fleksibel, khususnya bagi sektor pertanian dan perkebunan. Skema ini memungkinkan penyesuaian pembayaran angsuran dengan siklus panen, sehingga pelaku usaha tidak terbebani dalam memenuhi kewajiban kredit.

Tak hanya itu, aspek penilaian kelayakan usaha juga menjadi perhatian. Menurutnya, pihak perbankan harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi UMKM sebelum menyalurkan pembiayaan, guna memastikan kredit yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ia pun melihat sosialisasi ini sebagai peluang besar bagi masyarakat, baik yang sudah memiliki usaha maupun yang baru ingin memulai.

“Ini membuka peluang baru bagi UMKM untuk kembali bergeliat. Silakan manfaatkan kesempatan ini dengan datang langsung ke perbankan. Bagi yang baru memulai usaha, bisa berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pengurusan perizinan dan kebutuhan lainnya,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati turut didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sangihe, Stevy Barik, bersama staf khusus bupati.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan UMKM sebagai fondasi ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Pemkab Sangihe Raih Tiga Penghargaan

15 April 2026 - 16:23 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus Kunjungi Sangihe Perkuat Sinergi Wilayah Perbatasan

14 April 2026 - 23:51 WITA

337 Atlet Tinju Ikut Kejuaraan Bupati Cup 2026

13 April 2026 - 23:48 WITA

Kejari Sangihe Geledah Kantor Dinas PMD, Usut Dugaan Korupsi Dandes

13 April 2026 - 23:38 WITA

Boulevar Sangihe “Bangkit” di Era Thungari, Setelah Hampir Satu Dekade Terhenti

13 April 2026 - 00:15 WITA

Boulevar Sangihe “Bangkit” di Era Thungari, Setelah Hampir Satu Dekade Terhenti

13 April 2026 - 00:12 WITA

Trending di Sangihe