Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Rote Ndao · 17 Apr 2026 14:55 WITA ·

Dimana Wibawa dan Fungsi Pengamanan Polres Rote Ndao?


Dimana Wibawa dan Fungsi Pengamanan Polres Rote Ndao? Perbesar

Reporter : Dance Henukh

BA’A.SULUTNEWS.COM – Pertanyaan besar kini bergelayut di benak publik. Di mana letak tugas dan fungsi kepolisian saat kejadian memilukan itu terjadi? Padahal, Kantor DPRD Kabupaten Rote Ndao dikepung dan dikelilingi oleh aparat kepolisian yang seharusnya menjadi benteng pertahanan demi keamanan dan ketertiban.

Namun, kenyataan pahit harus diterima. Pagar pengamanan yang seharusnya kokoh ternyata tak mampu menahan laju massa. Pintu gerbang utama yang menjadi simbol batas wilayah instansi pemerintah akhirnya hancur lebur dihajar dan dirusak oleh pendemo. Tidak berhenti di situ, massa bahkan berhasil menerobos masuk hingga ke jantung pemerintahan, merusak dan membuat ruang sidang paripurna menjadi porak-poranda.

Di tengah kekacauan itu, teriakan demi teriakan terus melengking, bahkan nama Wakil Ketua DPRD, Denison Moy, terus dicerca dan dicari-cari dengan nada penuh emosi.

Kejadian ini sungguh mencoreng wajah institusi. Jika kerusakan besar terjadi tepat di depan mata, di tengah pengawalan yang seharusnya ketat, lalu di mana mau ditaruh muka dan wibawa Kepolisian Daerah? Institusi yang memiliki wewenang penuh dalam menjaga keamanan publik seolah tak berdaya melihat hancurnya aset negara dan terganggunya fungsi lembaga perwakilan rakyat.

Masyarakat kini menuntut jawaban. Mengapa pengamanan begitu lemah? Mengapa aksi anarkis bisa berjalan begitu mudah hingga masuk ke dalam ruang sidang? Kejadian ini menjadi tamparan keras yang menandakan adanya kegagalan dalam sistem pengamanan yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan ketertiban daerah.

Artikel ini telah dibaca 1,037 kali

Baca Lainnya

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Dua Perwira Tidak Suka Dipuji Langkah Sederhana Penuh Ketulusan

20 Mei 2026 - 11:52 WITA

Sudah Saatnya Kapolres dan Jajaran Menegakkan Hukum Tidak Tebang Pilih Terhadap Penimbun BBM Bersubsidi di Rote Ndao

20 Mei 2026 - 09:41 WITA

Di Reses Perdana, Mikael Manu Terima Usulan Perluasan Jalan Lotelutun Mbadokai

20 Mei 2026 - 01:04 WITA

Trending di News