Rote Ndao,Sulutnews.com – Di Hadapan Paulus Henuk Warga Dua Desa di Kecamatan Landu Leko Mengeluh tentang Peningkatan dan Mutu Pendidikan— Warga Desa Daiama dan Desa Sotimori di Kecamatan Landu Leko menyampaikan keluhan mereka terkait peningkatan mutu pendidikan, terutama akses terhadap Sekolah Menengah Atas (SMA), kepada bakal calon Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH. Pertemuan terbatas dengan pendukungnya ini berlangsung di Desa Daiama dan Sotimori pada Selasa (11/06/2024).

Nikanor Rilly dari Desa Daiama dan Santi Bessie dari Desa Sotimori mengemukakan masalah tersebut dalam sesi tatap muka dengan Paulus Henuk. “Saya utamakan pendidikan. Apabila Bapak Paul Henuk terpilih jadi Bupati Rote Ndao, keluhan kami adalah jika bisa gedung SMA dibangun di sini. Anak kami harus berjalan jauh untuk bersekolah, dan ini memberatkan orang tua yang tidak mampu. Di kecamatan Landu Leko sudah ada tiga SMP pendukung,” ujar Nikanor Rilly di Desa Daiama.
Santi Bessie dari Desa Sotimori menambahkan, “Kalau bisa tempatkan satu SMA di sini, di Landu Leko. Kami jauh dari SMA,” ujarnya dengan penuh harapan.
Menanggapi keluhan masyarakat dua desa tersebut, Paulus Henuk menegaskan bahwa dari sembilan agenda perubahan yang diluncurkannya, salah satunya adalah mewujudkan “Rote Ndao Cerdas” melalui transformasi pendidikan. Program ini bertujuan meningkatkan mutu dan tata kelola pendidikan yang berdaya saing untuk mewujudkan generasi cakap (cerdas, kreatif, dan adaptif).

“Dengan program saya Rote Ndao Cerdas, tentu kita bantu anak-anak kita mulai dari PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK. SMA memang merupakan ranah Pemerintah Provinsi, tetapi selama tempatnya ada di Rote Ndao, kita pasti berjuang ke provinsi untuk mencerdaskan anak-anak kita dan meningkatkan mutu pendidikan di Rote Ndao. Apalagi, jika sudah ada tiga SMP pendukung, itu sudah cukup memenuhi syarat. Doakan saya jadi bupati, saya pasti berjuang ke Gubernur NTT supaya mereka turun survei,” tegas Paul Henuk.
Reporter: Dance Henukh







