Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 27 Nov 2024 14:34 WITA ·

Di Balik Bilik Suara : Cerita Petani Pala di Hari Pemilu


Di Balik Bilik Suara : Cerita Petani Pala di Hari Pemilu Perbesar

Sitaro.sulutnews.com | Pagi itu, matahari baru saja menampakkan diri dari balik perbukitan Kecamatan Siau Timur. Udara dingin masih terasa, tapi Kampung Karalung sudah mulai hidup. Di tengah kesunyian pagi, suara langkah kaki dan percakapan ringan mengisi jalan menuju TPS 002.

Erick Emping, seorang petani pala (37), sudah bersiap sejak subuh. Kaos berlengan pendek terlihat rapi, dan senyumnya merekah saat menuju ke TPS yang lumayan jauh dari rumahnya.

“Hari ini, suara kita menentukan masa depan Sitaro,” kata dia kepada tetangganya.

Di TPS, suasana ramai namun tertib. Petugas KPPS menyambut setiap pemilih dengan ramah, memastikan mereka memahami prosedur sebelum masuk ke bilik suara.

Setelah mengantri beberapa saat, tibalah giliran Erick. Dengan penuh hati-hati, ia mencoblos kertas suara, lalu melipatnya dan memasukkannya ke kotak. Saat jarinya dicelupkan ke tinta ungu, ia merasakan kebanggaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

“Saya hanya seorang petani kecil, tapi hari ini suara saya sama berharganya dengan siapa pun,” ujarnya sambil melangkah keluar TPS.

Di luar TPS, Kapolsek Siau Timur, IPTU Harli E. Buida, memantau situasi. Dengan 31 personelnya yang berjaga di berbagai titik, ia memastikan tidak ada gangguan.

keamanan. “Sampai sekarang, semua berjalan sangat kondusif. Warga kita benar-benar luar biasa,” katanya saat berbicara dengan wartawan.

Ketika jam menunjukkan pukul 13.00 WITA, TPS resmi ditutup. Suara-suara di bilik telah selesai disampaikan, dan kini giliran petugas menghitung hasilnya. Dari samping bangsal TPS, Erick menatap langit sore. Ia merasa lega dan bangga telah melakukan bagiannya.

“Apapun hasilnya nanti, yang penting kita sudah bersuara. Ini demokrasi, ini hak kita,” katanya sambil tersenyum. Di bawah langit Siau Timur yang mulai memerah, harapan untuk masa depan yang lebih baik tetap menyala di hati setiap warganya.

Artikel ini telah dibaca 1,383 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Sitaro Tegaskan Sinergi dengan Polri pada Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 13:02 WITA

Di Tengah Jejak Bencana, Polres Sitaro Gelar Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 12:42 WITA

Plt. Bupati Sitaro dan Kajari Serahkan Bantuan Logistik bagi Korban Bencana Hidrometeorologi

29 Juni 2026 - 13:02 WITA

Plt. Bupati Heronimus Makainas Hadiri HUT ke-168 GMIST Imanuel Kelling Balehumara, Ajak Jemaat Perkuat Persatuan dan Iman

25 Juni 2026 - 15:20 WITA

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Siau Timur

20 Juni 2026 - 19:24 WITA

Plt Bupati Sitaro Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

16 Juni 2026 - 17:02 WITA

Trending di Sitaro